Pemerintah Bantu Biaya Pendidikan Lewat Kartu Indonesia Pintar, Ini Cara Cek Daftar Penerimanya

Program Pendidikan

Teman-teman tentu tahu betapa pentingnya pendidikan dalam hidup kita. Karena itulah kita harus rajin dan giat belajar.

Lewat pendidikan kita bisa mengetahui isi dunia lebih luas.

Di saat sulis seperti masa pandemi ini kita tidak boleh kehilangan semangat belajar, ya.

Selain menghadirkan wajah baru untuk program Belajar dari Rumah di TVRI, Kementrian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) juga meluncurkan program baru lainnya.

Namun Kemendikbud tidak sendiri, karena ada dua kementrian yang juga ikut membantu berjalannya program ini, yaitu Kementrian Sosial (Kemensos) dan Kementrian Agama (Kemenag).

Program baru ini bernama Program Indonesia Pintar (PIP). Ini adalah salah satu cara pemerintah untuk memberikan bantuan pembiayaan pendidikan.

Bantuan ini diberikan untuk pemgang Kartu Indonesia Pintar (KIP) di usia sekolah, yaitu 6 – 21 tahun.

Yuk, simak info selengkapnya tentang Program Indonesia Pintar berikut ini!

Pemerintah Berikan Bantuan Tunai untuk Pemegang KIP

Seperti yang sudah dijelaskan tadi, pemegang kartu KIP berhak menerima bantuan tunai untuk biaya pendidikan.

Bantuan ini akan diberikan pada KIP Sekolah dengan target sasaran kurang lebih 17,9 juta siswa dari seluruh Indonesia.

Sedangkan untuk pemegang KIP Kuliah akan ada 1.095 juta mahasiswa yang diberikan bantuan biaya pendidikan.

Nah, sekarang kita cari tahu persyaratan untuk mendapatkan KIP ini, yuk!

Cara Mendapatkan Kartu Indonesia Pintar

Siswa bisa mendaftar untuk jadi pemegang KIP dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) orang tuanya ke lembaga pendidikan terdekat.

Jika tidak memiliki KKS, orang tuan bisa meminta Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW dan Kelurahan/Desa untuk melengkapi syarat pendaftaran.

Untuk bisa mendapatkan KIP ada beberapa berkas yang perlu disiapkan, yaitu:

– Kartu Keluarga Sejahtera (KKS),

– Kartu Keluarga (KK),

– Akta Kelahiran Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) atau Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari RT/RW setempat

– Rapor hasil belajar siswa

– Surat pemberitahuan penerima BSM dari Kepala Sekolah atau Kepala Madrasah.

Alur pendaftaran KIP adalah sebagai berikut:

– Siswa mendaftar dengan membawa KKS milik orang tua ke lembaga pendidikan terdekat (dinas pendidikan) atau bisa juga dengan melapor langsung ke pihak sekolah, Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), atau Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP).

– Sekolah/madrasah/ SKB/PKBM atau LKP akan mencatat data siswa yang selanjutnya dikirimkan atau diusulkan ke Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama kota setempat.

– Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama kota setempat tersebut kemudian mendaftarkan calon siswa ke aplikasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

– Sekolah yang sudah berada dalam naungan Kemendikbud wajib memasukkan data calon penerima KIP dalam Dapodik.

– Jika siswa lolos seleksi, selanjutnya KIP akan dikirimkan ke alamat siswa yang sudah mendaftar atau bisa dikirimkan ke sekolah untuk kemudian diberikan kepada siswa yang bersangkutan.

Pemerintah berharap dengan hadirnya PIP tidak ada lagi siswa yang putus sekolah.

Informasi seputar program KIP Sekolah, pertanyaan dan pengaduan bisa diakses melalui laman https://indonesiapintar.kemdikbud.go.id/

Cara Cek Daftar Penerima Bantuan KIP Sekolah

Untuk cek daftar penerima, teman-teman bisa mengikuti langkah berikut ini:

1. Buka laman https://pip.kemdikbud.go.id/home

2. Masukan NISN

3. Masukkan tanggal lahir

4. Masukkan nama ibu kandung

5. Klik cari

Kalau namamu ada di daftar cari, itu tandanya kamu sudah terdaftar sebagai penerima bantuan KIP Sekolah.

Sumber : bobo.grid.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *