FunIslam, Platform Pendidikan Fokus pada Kajian Keislaman Resmi Diluncurkan

pendidikan agama TEKNOLOGI PENDIDIKAN

FunIslam, sebuah platform pendidikan yang berfokus pada kajian dan pelatihan keislaman yang disampaikan dengan ramah dan penuh cinta, kini sudah dapat dinikmati oleh seluruh tatanan masyarakat mulai dari balita sampai lanjut usia.

“FunIslam diharapkan dapat mewadahi para guru, da’i, pengajar, ustaz/ustazah untuk mendakwahkan Islam dengan cinta dan cara yang menyenangkan, FunIslam sebagai platform keislaman memfasilitasi publik untuk belajar mengaji dan belajar keislaman, mulai dari belajar Al-Quran, Akhlak, fiqih dan ilmu keislaman lainnya dalam bentuk program Ngaji dan paham Al-Qur’an, Kajian Tematik dan Kajian by Request,” kata CEO FunIslam, Thoriq Majid saat pelincuran aplikasi FunIslam, Minggu (10/1/2021).

Thoriq menjelaskan, platform ini tidak hanya menyediakan guru ngaji, tetapi diharapkan mampu memberikan manfaat di masyarakat dengan menerapkan pembiasaan nilai-nilai akhlak dalam setiap pembelajaran.

“Dan mampu memberikan ruang yang lebih luas untuk para pendakwah dalam mendakwahkan islam yang rahmatal lil alamin,” ujarnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan talkshow keislaman yang dimeriahkan oleh Mamah Dedeh selaku pendakwah, para pelantun sholawat seperti Veve Zulfikar dan Abi Sayyid Zulfikar, dan konten kreator islami seperti Habib Husein Ja’far Al-Hadar dan Husain Basyaiban.

Grand lauching FunIslam mengangkat tema “Islam yang Menyenangkan dan Menenangkan”.

Peluncuran FunIslam ini diawali oleh perlombaan-perlombaan Islami yang diharapkan dapat meningkatkan nilai religius dan pembiasaan dakwah yang menyenangkan dan menenangkan.

Acara kemudian ditutup dengan pengumuman perlombaan dan diikuti oleh 500 peserta yang bergabung di zoom dan juga streaming YouTube.

Penceramah kondang, Mamah Dedeh mengingatkan, ada cara hidup yang menyenangkan dan menenangkan menurut islam. Diantaranya tidak mengejek kaum lain, tidak menghina kaum perempuan dan diri sendiri.

“(Kemudian) jangan memanggil orang lain dengan panggilan yang buruk, jangan suudzon, dan selamat berjuang dan semoga menjadi penerus yang luar biasa serta Islam bisa dipahami dengan baik,” tambah Mamah Dedeh.

Kemudian, Syakir Daulay dalam video testimoni Funislam menekankan, pada era digital seperti ini, semua pihak harus dapat memilih platform yang sesuai dengan kemajuan zaman dengan tetap berpegang teguh kepada Al-Qur’an dan Sunnah Nabi, serta dilaksanakan dengan cara yang menyenangkan dan penuh cinta.

“Pengen belajar islam lebih dalam? Belajar ngaji dan bisa ngaji dengan cara yang fun di FunIslam. Ada guru ngajinya, bisa dipanggil ke rumah dan kita bisa tau banyak tentang islam disini,” ujar Syakir.

Sementara itu, penulis dan konten kreator Islami, Habib Husein pun menyambut positif platform baru tersebut.

“Bagaimana agar kita khususnya pemuda semangat ngaji?” selaku.

Giliran Gus Azmi berbicara. Dia menekankan, mengaji tentunya untuk akhirat dan manfaatnya jangka panjang. Untuk itulah, mengaji itu sangat penting.

“Saat kita menuntut ilmu untuk akhirat insyaallah urusan dunia jadi lancar dan baik,” Gus Azmi tandasnya.

Acara ini diisi juga oleh pelantun sholawat Veve dan Abinya. Mereka membahas tentang pentingnya berbuat kebaikan dan ditutup dengan 2 sholawat.

“Bagaimana caranya agar istiqomah dalam kebaikan? Karena kita punya banyak keinginan dan problem, kita mulai dengan istiqomah bersholawat karena insyaallah akan dimudahkan semua urusan kita,” demikian Veve dan Abinya.

Sumber : akurat.co  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *