PTM di Tanah Datar Ditutup Lagi Bila Muncul Kasus Covid-19

sumatera barat

Batusangkar: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar, Sumatra Barat (Sumbar), memastikan akan menutup sekolah yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) jika ada ditemukan kasus covid-19 pada guru atau siswa. Meskipun, hanya satu orang.

“Kalau satu saja guru atau mungkin siswa positif misalnya dalam perjalanan menuju sekolah maka kegiatan dan sekolahnya ditutup,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Riswandi di Batusangkar, Selasa, 12 Januari 2021.

Ia mengatakan penutupan sekolah itu harus dilakukan untuk kepentingan tracing. Semua yang kontak erat juga wajib menjalani tes usap.

Ia pun mengajak semua unsur masyarakat, baik guru atau orang tua murid, mengawasi dan bersama menjaga kebijakan pemerintah terkait pembelajaran tatap muka.

Riswandi menjelaskan, saat ini sebanyak sembilan sekolah yang sudah melakukan pembelajaran tatap muka di Tanah Datar. Seluruhnya, tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA).

Lebih rinci, sekolah yang sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka yakni, SMKN 1 Batipuh, MAN 4 Tanah Datar, SMK sumanik, SMAN 1 Batusangkar, SMAN 1 X Koto, SMK 1 Lintau Buo, MAN I Tanah Datar, SMA 1 Pariangan, dan SMK N 1 Tanah Datar.

“Jika pihak sekolah lalai atau kita semua lalai selama pembelajaran tatap muka ini, ada ditemukan kasus positif maka berpotensi sekolah akan tutup kembali,” tegasnya.

Sumber : medcom.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *