Tanaman Vegetatif Alami dan Buatan, Perbedaan serta Pengertiannya

Program Pendidikan

Tanaman vegetatif alami dan juga vegetatif buatan yang kita ketahui sejak kita menduduki bangku sekolah ini memiliki sederet perbedaan yang menjadi ciri khas masing-masing. Untuk dapat membedakannya dan juga memahami bagaimana vegetatif alami dan vegetatif buatan bekerja, Ada dapat memahaminya dalam artikel berikut ini.

Tanaman Vegetatif Alami dan Vegetatif Buatan, Apa Bedanya?

Sebelum mengetahui secara rutin bagaimana perbedaan vegetatif alami dan vegetatif buatan, Anda dapat memahami apa itu vegetatif. Vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual atau reproduksi tanpa adanya peleburan sel kelamin antara jantan dan betina. Cara reproduksi ini terbagi menjadi dua yaitu vegetatif alami dan vegetatif buatan 

Vegetatif alami yang terjadi pada hewan secara alami adalah reproduksi dengan cara membelah diri. Selain itu, tumbuhan juga dapat bereproduksi dengan cara vegetatif alami, yaitu seperti contohnya pada umbi-umbian, geragih atau stolon, rimpang atau akar tinggal, dengan tunas, spora, bonggol, dan masih banyak lagi cara tumbuhan melakukan reproduksi secara vegetatif alami.

Berbeda dengan vegetatif alami yang tidak perlu campur tangan manusia untuk dapat melakukan reproduksi, jenis reproduksi secara vegetatif buatan ini dapat terjadi dengan cara melibatkan manusia untuk membantu proses reproduksi. Vegetatif buatan yang banyak dilakukan dalam pertanian ini merupakan sekumpulan teknik yang dilakukan manusia untuk menghasilkan individu baru tanpa melalui perkawinan atau aseksual.

Vegetatif buatan yang kemudian menghasilkan keturunan yang disebut dengan klon. Oleh sebab itu, vegetatif buatan merupakan reproduksi yang dapat dikatakan sebagai suatu bentuk kloning. Klon ini sendiri berarti salinan penuh dari individu induknya karena mewariskan semua karakteristik genetik maupun fenotip dari induknya. Namun hasil kloning ini dapat menghasilkan kloning yang dihasilkan dari dua jenis induk. 

Dari penjelasan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa perbedaan yang paling mencolok antara vegetatif buatan dan juga vegetatif alami dibedakan dari cara mereka bereproduksi dan juga keterlibatan manusia dalam melakukan reproduksi. Jika individu tersebut memerlukan bantuan manusia untuk dapat melaksanakan reproduksi maka individu tersebut termasuk organisme yang mengalami vegetatif buatan. 

Begitu juga sebaliknya, jika individu tersebut tidak memerlukan bantuan manusia dalam melakukan proses reproduksi atau dapat melakukan reproduksi secara alami itu berarti individu tersebut dapat melakukan reproduksi dengan vegetatif alami. Pengetahuan mengenai vegetatif alami dan buatan ini dapat Anda manfaatkan untuk budidaya tumbuhan atau tanaman kesukaan Anda.

Sumber : kumparan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *