Belajar Di Rumah, Guru SD Layani Peminjaman Buku Tema

Jawa Barat

SAWANGAN – Usai libur semester, kegiatan belajar dan mengajar tetap dilakukan para guru di SDN Sawangan 05, Kelurahan Sawangan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Meski para guru yang hadir hanya 50 persen di sekolah, 50 persen work from home (WFH), namun tak mengendurkan semangat belajar dan mengajar. Bahkan, guru siap membantu para murid yang datang ke sekolah untuk meminjam buku tema untuk belajar di rumah.

Seperti yang dilakukan Suprayogi, guru kelas 5 SDN Sawangan 05 memberikan pelayanan kepada siswa yang akan meminjam buku tema 6, 7, 8 dan 9 di sekolah.

“Siswa kami jika meminjam buku diantar orang tuanya ke sekolah, karena itu aturan sekolah dan harus menerapkan protokol kesehatan,” kata kata Yogi, sapaan akrabnya usai menyerahkan buku tema kepada siswanya pada Rabu (13/1/2021).

Buku-buku yang dipinjam untuk belajar, diungkapkannya, merupakan buku tema.“Memang buku-buku tersebut di sekolah ini sudah dipersiapkan sehingga anak-anak yang meminjam setelah menulis nama jelas dan tandatangan langsung membawa buku tersebut,” ucap (Cakep) calon kepala sekolah yang lulus dengan nilai memuaskan pada 8 Januari 2021.

Masa pandemi Covid-19, diakuinya, sangat berdampak bagi dunia pendidikan karena para siswa belajar di rumah melalui pembelajaran jarak jauh via online. Kecuali, siswa yang dapat tugas belajar sesuai tema, mereka harus ke sekolah dengan cara meminjam buku.

Namun, lanjut dia, jika siswa tersebut belum mengerti tentang isi tema dimaksud, maka guru wajib memberikan penjelasan secara online. “Ini berlaku bagi semua murid, dan bagi guru seperti biasanya memberikan penjelasan lebih dulu tentang isi buku tersebut, sehingga mudah dimengerti,” tutur guru yang mengabdi sejak 2004.

Dirinya mengakui bahwa pembelajaran jarak jauh berbeda dengan tatap muka, karena penjelasannya melalui daring. Namun, kata dia, hal itu harus dilakukan agar para siswa agar tidak terpapar Covid-19.

Dirinya tidak menyangkal bahwa daring terjadi kendala, karena di antara siswa tidak memiliki hanphone, namun hal ini bisa disiasati dengan memberikan tugas kepada siswa, ataupun melalui buka tema.

Dirinya berharap pandemi Covid-19 segera berlalu, sehingga kehidupan bisa berjalan normal seperti sebelumnya di mana para siswa melakukan belajar dan guru mengajar secara tatap muka, sehingga bisa berinteraksi secara langsung.

Sumber : hariansederhana.com  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *