Lulusan Madrasah Jurusan Agama, Jangan Harap Kuliah di Teknik

pendidikan agama

PADANG, – Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Wikan Sakarinto menyarankan kepada siswa Madrasah Jurusan Agama untuk mengunjungi website perguruan tinggi masing-masing yang sesuai dengan lulusannya.

“Yang menentukan adalah perguruan tinggi masing-masing berdasarkan data yang diunggah. Dimasing-masing laman web perguruan tinggi itu juga dibuat aturan, dan standarnya,” ujar Wikan dalam kegiatan Sosialisasi Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) dan SNMPN Penerimaan Mahasiswa Baru 2021 seperti ditayangkan melalui Youtube Dirjen Jenderal Pendidikan Vokasi, dilansir Harianhaluan.com, Minggu (17/1/2021).

Untuk MAN atau Madrasah Aliyah Negeri, Wikan menambahkan, cukup banyak program studi yang disediakan. Maka silahkan kunjungi halaman web masing-masing perguruan tinggi karena sudah disediakan berbagai macam pilihan program studinya.

Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia (FDPNI), Zainal Arif menjelaskan, untuk calon penerimaan ini pihaknya mengikuti pogram studi yang diakomodasi oleh sistem yang ada di SNMPN itu. Ada 44 Politeknik di Indonesia yang sudah menawarkan prodinya untuk para calon mahasiswa yang ingin bergabung.

“Untuk saat ini memang belum ada prodi yang menekuni dibidang keagamaan, sehingga tentunya dalam proses mulai upload akademiknya tidak akan inlaid dengan kebutuhan kompetensi prodi yang disediakan,” kata Zainal.

Zainal menambahkan, intinya pada setiap prodi akan menseleksi dan menyediakan nilai akademik yang inlaid dengan yang dipelajari di program studi masing-masing.

“Proses seleksi nantinya juga sepenuhnya diserahkan kepada Politeknik masing-masing,” ulas Zainal.

Sebelumnya, Ketua Pelaksana Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Budi Widyobroto mengatakan, yang diizinkan mengikuti Seleksi Nasional Masuk Politeknik Negeri (SNMPN) bagi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) hanya Program Studi (Prodi) umum, untuk yang lulus dari lulusan keagamaan atau Madrasah tidak bisa masuk.

“Artinya yang lulusan jurusan keagamaan tidak diizinkan, kita mohon maaf dan termasuk adik-adik yang berkaitan dengan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) jika memilih program studi harus dilihat betul,” ujar Budi dalam kegiatan Sosialisasi SNMPTN dan SNMPN Penerimaan Mahasiswa Baru 2021 seperti ditayangkan melalui Youtube Dirjen Jenderal Pendidikan Vokasi, dilansir Harianhaluan.com, Sabtu (16/1/2021).

Sumber :  harianhaluan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *