Pemkab Mempawah Akan Tanggung Pendidikan Kedua AnakKorban Sriwijaya Air SJ 182

Kaltim

PONTIANAK– Bupati Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat

(Kalbar) Erlina memastikan, pemerintah daerah akan menanggung biaya

pendidikan untuk kedua anak Agus Minarni dan Muhammad Nur Kholifatul

Amin.

Agus Minarni dan Muhammad Nur Kholifatul Amin adalah pasangan suami

istri. Keduanya merupakan penumpang pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di

perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2021) lalu.

“Kami dari pemerintah daerah, Insyaallah akan mengupayakan membantu

keluarga yang ditinggalkan. Yakni dua anaknya,” kata Erlina kepada wartawan,

saat turut menjemput kedatangan jenazanah Agus Minarni di Bandara

Internasional Supadio , Sabtu (16/1/2021).

“Anaknya yang kuliah akan diselesaikan pembayaran SPP-nya sampai selesai

kuliah. Sedangkan anak yang kecil, Insyaallah juga akan dibantu biaya

sekolahnya sampai selesai,” sambung Erlina.

 Erlina menyebut, ada dua warga Kabupaten Mempawah yang berada di

pesawat Sriwijaya Air. Keduanya pasangan suami istri, Agus Minarni dan

Muhammad Nur Kholifatul Amin.

Sampai dengan saat ini, baru Agus Minarni yang telah teridentifikasi.

Sedangkan suaminya, Muhammad Nur Kholifatul Amin masih dalam proses

identifikasi.

“Kita berdoa semoga suaminya akan dapat ditemukan. Pemda Mempawah

akan membantu memfasilitasi pemakaman jenazah,” ujar Erlina.

Diberitakan, jenazah Agus Minarni (47), satu di antara penumpang pesawat

Sriwijaya Air yang berhasil teridentifikasi tiba di Bandara Supadio Pontianak,

Kalimantan Barat (Kalbar), Sabtu (16/1/2021) sore.

Sejumlah keluarga yang telah menunggu sejak siang hari, sambil memangku

foto korban, mereka tak kuat menahan tangis, saat peti jenazah diturunkan dari

pesawat dan dimasukkan ke dalam mobil ambulans untuk dibawa ke rumah

duka di Desa Sengkubang, Kecamatan Mempawah Hilir, Kabupaten

Mempawah.

Jamiat, paman Agus Minarni, yang mewakili pihak keluarga untuk serah terima

jenazah mengucapkan terima kasih kepada para pihak terkait yang telah

membantu proses pencarian.

“Dari pencarian hingga ditemukan, sampai pengantaran ini, kami keluarga

mengucapkan terima kasih,” kata Jamiat sembari menyeka air matanya.

Rencananya, jenazah Agus Minarni akan langsung dibawa ke rumah duka.

Setelah selesai membaca doa tahlil, jenazah akan dishalatkan di Masjid

Pondok Pesantren Darussalam Sengkubang dan akan dimakamkan paling

cepat setelah shalat Isya.

sumber : kompas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *