Santri Perguruan Thawalib Padang Panjang Penuh dengan Aktivitas

sumatera barat

PADANGPANJANG, – Di awal semester genap tahun 2021 para santri Perguruan Thawalib Padang Panjang penuh dengan mengikuti berbagai kegiatan esktrakurikuler yang dilaksanakan baik oleh pihak sekolah maupun pihak pengelola asrama. Hal ini sejalan dengan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) tahun 2021 yang telah ditetapkan Yayasan Thawalib.

Berbagai kegiatan yang diikuti para santri seperti kegiatan Tahfidzul Quran, kegiatan Pramuka, kegiatan Khat, kegiatan olahraga dan sebagainya.

Sedangkan pengelola asrama melaksanakan berbagai kegiatan bagi santri pada malam hari yakni kegiatan seni membaca al-Quran, pelatihan khutbah, penguatasan Bahasa Arab dan sebagainya.

Ketua Umum Yayasan Thawalib Abrar, Senin (18/1/2021) mengatakan, pada semester genap tahun 2021, seluru unit sekolah dan pengelola asrama telah merancang berbagai kegiatan dan aktifitas untuk para santri mulai dari proses belajar mengajar sampai kegiatan di asrama. “Semua kegiatan yang diikuti oleh para santri telah dirancang oleh masing masing unit sekolah dan pengelola asrama. Dan mulai Januari 2021 kegiatan tersebut dilaksanakan,” katanya.

Dijelaskan Abrar, karena Perguruan Thawalib menggunakan sistim boarding school atau sekolah berasrama, maka para santri yang dibina selama 24 jam harus mendapatkan layanan Pendidikan yang baik. Untuk itu dirancang berbagai aktifitas bagi santri mulai pagi sampai malam hari. “Para santri di Perguruan Thawalib dibina oleh para guru dan guru asrama selama 24 jam,” ujarnya.

Penuh Kegiatan

Ketua Yayasan Thawalib Dr Saiful Amin menambahkan, untuk proses belajar mengajar di pagi hari, maka semua kitab kitab khas Thawalib diajarkan kepada para santri. Seperti kitab Risalah Tauhid, Tahzibul Akhlak, Fikih dan Ushul Fikih, Adyan, Faraidh, Mantiq, Nahwu, Sharaf, Tarekh, Tarekh Tasyrik dan sebagainya. “Untuk jenjang Pendidikan tingkat Tsanawiyah ada 10 kitab Thawalib. Sedangkan untuk jenjang Pendidikan Aliyah atau Kuliyatul Ulum El-Islamiyah (KUI) ada 20 kitab. Ini semua dilaksanakan sebagai bentuk program penataan Kembali kurikulum Perguruan Thawalib,” katanya.

Untuk habis shalat ashar sampai sebelum shalat magrib, para santri di Perguruan Thawalib menghabiskan waktu mereka untuk kegiatan ekstrakurikuler yang telah disusun oleh masing masing unit sekolah. “Untuk sarana olahraga, Yayasan Thawalib menyiapkan lapangan futsal, lapangan basket, lapangan bola voli, lapangan sepak takraw, lapangan bulu tangkis dan tenis meja. Sehingga nanti para santri pada sore hari berolahraga,” ujar Saiful Amin.

Untuk kegiatan di asrama seperti di asrama Thawalib Putra, seperti dijelaskan oleh Koordinator Guru Asrama Andi Azhari S.Ag, M.Ag, selama satu minggu telah dirancang berbagai kegiatan santri di asrama. Hari senin kegiatan santri yakni pidato tiga Bahasa, dan khutbah Jumat. Kemudian hari Selasa klub Tahfiz, LPTQ dan English Club.

Pada hari Rabu malam kegiatan santri yang dirancang adalah Bahasa Arab, Kitab Kuning dan lainnya. Kegiatan di hari Kamis malam adalah  kitab kuning peminatan.Untuk hari Jumat malam yaitu seni baca al-Quran, arabaic club dan English club. Di hari Sabtu malam kegiatan Liqa’ Maftuh (Kajian keislaman). “Untuk kegiatan di asrama telah disusun berbagai kegiatan yang diikuti oleh para santri,” kata Andi Azhari.

Berbagai aktifitas dan kegiatan yang dirancang tersebut adalah upaya untuk mewujudkan Visi Perguruan Thawalib Unggul dalam Ber-Tafaqquh fil- aldin tahun 2030. Bahkan untuk membangun kebersamaan para santri dengan majelis guru termasuk Yayasan juga diadakan kegiatan olahraga senan setiap Minggu pagi di komplek Perguruan Thawalib Putra.

Sumber : harianhaluan.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *