Peran Pendidikan Pesantren dalam Membentuk Karakter yang Berilmu Luas dan Berakhlakul Karimah

OPINI

oleh : Muhammad Miftahul Faqih

Pesantren sebagai Lembaga Pendidikan Islam, berperan penting dalam membangun karakter bangsa. Melalui Lembaga Pendidikan Islam ini, diharapkan santri mampu memahami serta menerapkan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari Pondok pesantren adalah tempat para santri tinggal dan belajar ilmu-ilmu agama kepada pengasuh pondok (kyai). Ditempat ini orang tua mereka menitipkan anaknya untuk menuntut ilmu-ilmu agama, dan belajar menjadi seseorang yang selalu mengedepankan akhlakul karimah (prilaku yang baik).

Di pesantren kita diajarkan untuk memahami kitab kuning, mulai dari fiqih, aqidah, akhlak, tata Bahasa arab, hadist, tafsir, ilmu Al-Qur’an, hingga pada ilmu sosial dan kemasyarakatan. Di pesantren juga kita diajarkan bukan tentang ilmu saja, tapi juga tentang kehidupan yang mandiri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, ntah itu mencuci pakaian sendiri, masak sendiri dll. Berbagai karakter, sifat, dan prilaku setiap orang ada di pesantren, tempat ini (pesantren) sering dibilang desa kecil untuk kita belajar memahami setiap karakter orang. Supaya kita kalo sudah lulus tidak kaku terjun kemasyarakat untuk mengamalkan ilmu yang kita dapat dengan berbagai macam karakter yang berbeda-beda.

Akhlakul karimah (prilaku yang baik) itu sangat diutamakan bagi seorang santri, karena dalam hadist nabi yang diriwayatkan oleh Ahmad bahwasanya Nabi Saw bersabda : “sesungguhnya yang terbaik diantara kalian adalah yang terbaik akhlaknya” (HR. Ahmad).

Dari hadist ini kita dapat menyimpulkan bahwa seseorang yang ilmunya sedikit tapi akhlaknya itu tinggi ini jauh lebih mulia, dari pada seseorang yang ilmunya banyak tapi tidak mempunyai akhlak.

Banyak keistimewaan-keistimewaan orang yang menuntuk ilmu, semua hal di permudah oleh Allah SWT. Dalam hadist Nabi yang diriwayakan oleh Abu Hurairah dia berkata : Rosulallah Saw bersabda : “barang siapa berjalan diatas satu jalan untuk mencari ilmu, niscaya Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga” (HR. Tirmizi). Masya Allah sungguh istimewa seseorang yang menuntut ilmu, mudah-mudahan kita semua jangan pernah putus untuk terus menuntuk ilmu dan mencari Ridhonya Allah SWT.

Sumber : kompasiana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *