Melahirkan Generasi Berkarakter dan Menjawab Tantangan Zaman, Dayah MDA Pijay Membuka Pascasarjana

OPINI

Oleh : Helmi Abu Bakar El Langkawi

Kehadiran pendidikan di lembaga pendidikan YPI Misbahudh Dhulam Al-Aziziyah Lueng Putu Pidie Jaya diharapkan melahirkan anak-anak yang handal bukan hanya di bidang keilmuan agama juga pendidikan umum.

Hal ini sebagaimana diungkapkan Direktur Dayah Misbahudh Dhulam Al-Aziziyah Lueng Putu Tgk Amirullah Batee dalam sambutannya dihadapan para tamu dan undangan dalam acara launching perkuliahan strata satu dan strata dua di Dayah MDA Pijay.

“Kehadiran para anak-anak di Dayah MDA Lueng Putu dengan berbagai pola pendidikan yang diadopsi dari berbagai lembaga pendidikan berharap melahirkan sosok generasi berintegritas keilmuannya,” katanya dihadapan jamaah dan masyarakat, Rabu, (20/1/2021).

Abi Asbahani selaku Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Misbahudh Dhulam Al-Aziziyah (MDA)Lueng Putu dalam arahannya mengatakan saat ini Dayah MDA gelombang pertama pendaftaran santri baru sudah penuh dan setelah bermusyawarah dan permintaan masyarakat Direktur MDA bersama jajarannya kembali membuka gelombang kedua.

“Pasca ditutup pendaftaran santri baru gelombang pertama Dayah MDA kembali membuka pendaftaran gelombang kedua bahkan saat ini sudah 30 persen. Selanjutnya kedepannya akan memfokuskan kepada pendaftaran strata satu dan strata dua,” kata Abi Asbahani.

Abi menambahkan dalam perkuliahan akan membuka beberapa prodi yang merupakan prioritas masyarakat dan orang tua saat ini baik S-1 dan S2.

“Saat ini sebelum dibukanya progam Pascasarjana (S-2) beberapa Pimpinan lembaga pendidikan Islam, tokoh pendidikan sudah merencanakan untuk mendaftar. Sementara S1 juga ada beberapa Prodi yang akan bahkan program beasiswa juga menjadi prioritas. Perkuliahan ini merupakan Kerjasama dengan UNIKI Bireuen beberapa waktu yang lalu,” sambungnya yang juga alumni Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga.

Selanjutnya, Abi mengatakan pendidikan di Dayah MDA Lueng Putu merupakan kolaborasi dan mengadopsi berbagai dayah ternama di Aceh.

“Pendidikan berafiliasi dengan Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga (Al-Mukarram Abu MUDI), amaliah sehari-hari dengan Dayah Thauthiatut Thullab Arongan (Abon Arongan), sedangkan manajemen berkiblat kepada Dayah Jeumala Amal Lueng Putu Pijay. Sementara dalam bidang tarekat berlandaskan tarekat Naqsyabandiyah di bawah bimbingan almarhum Al-Mursyid Abuya Jamaluddin Waly yang kini pasca Abuya berkiblat kepada Al-Mursyid Abu MUDI. Tarekat Al-Haddadiyah di bawah bimbingan Abon Arongan dan kedunya telah menjadi amaliah rutinitas para santri Dayah MDA Pijay,” sambungnya.

Terakhir Abi Asbahani berharap dengan kolaborasi dan mengadopsi berbagai pendidikan bahkan kini telah hadir perkuliahan semoga mampu melahirkan generasi penerus yang berkarakter dan handal…

“Sekali lagi kami berharap para santri Dayah MDA Pijay dengan sistem pendidikan yang sedang dikelola saat ini mampu melahirkan generasi menjawab tantangan zaman,” pintanya.

sumber : kompasiana.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *