Tak Optimal, Pemanfaatan Belajar Lewat TVRI di Daerah 3T Cuma 25,2%

Kemdikbud PJJ

JAKARTA:  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan stasiun televisi nasional TVRI untuk mendukung Belajar dari Rumah.  Berbagai materi bahan ajar di seluruh jenjang ditayangkan di TVRI untuk mendukung Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Sasaran utama program belajar melalui TVRI adalah siswa yang memiliki keterbatasan akses internet. Seperti yang terjadi di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).

Namun disayangkan, justru program Belajar dari Rumah TVRI itu tak optimal.  Tercatat penggunaan TVRI untuk PJJ di daerah 3T hanya mencapai 25 persen.

“Belajar di TVRI ini justru di daerah tertinggal yang kami harapkan banyak memanfaatkan televisi, ternyata hanya 25,2 persen,” kata Plt. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan (Kabalitbangbuk) Kemendikbud, Totok Suprayitno dalam Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi X DPR yang digelar daring, Kamis, 21 Januari 2021.

Justru, kata dia, di luar daerah 3T pemanfaatan TVRI jauh lebih baik. Yakni menyentuh angka 41,2 persen.

Totok menduga adanya faktor tertentu yang menyebabkan daerah 3T sangat minim menggunakan layanan TVRI. Akan tetapi, pihaknya belum bisa menyimpulkan permasalahan apa yang terjadi.

“Ini dimungkinkan ada faktor lain, apakah jaringan TV atau kepemilikan TV. Kami belum bisa memberikan kesimpulan untuk saat ini,” kata Totok.

Lebih lanjut, jika dirinci penggunaan TVRI didominasi oleh siswa SD. Yakni mencapai 62,2 persen. Sementara pada jenjang SMP sebesar 37,7 persen, lalu tingkat SMA 25,5 persen.

“Kemudian, untuk jenjang SMK 22,2 persen dan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) 33 persen,” terangnya.

Survei ini dia lakukan kepada 57.641 orang. Di antaranya kepala sekolah sebanyak 3.077, guru sebanyak 11.306, siswa sebanyak 24.158, dan orang tua sebanyak 19.100.  Survei dilakukan pada 13 November hingga 17 Desember 2020.

Sumber : medcom.id  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *