Kerja Sama Sister City Kota Mataram dengan Kota Shah Alam

OPINI

Oleh : Sawaludin (Mahasiswa Hubungan Internasional Lombok, Malang)

Kota Mataram yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Barat, yang sekaligus merupakan Ibu Kota dari Provinsi tersebut merupakan wilayah atau kota yang dengan aktifitas teraktif di NTB. Mulai dari bisnis, industry, pendidikan hingga kea ranah pariwisata. Hal ini menjadi alasan utama dari ketertarikan Kota Shah Alam yang merupakan Ibu Kota Negri Kerajaan Selangor Malaysia untuk melakukan kerja sama sister city antar kedua belah pihak. Dengan fokus utama sebagai pendorong percepatan pencapaian pembangunan yang berkelanjutan baik itu dalam sektor pengembangan sumber daya manusia, ekonomi, sosial serta lingkungan.

Sebagai Ibu Kota yang mempunyai keunggulan kompratif dalam sisi geografis, terjalinnya kerjasama sister city ini diharapkan akan sangat membantu dalam pembangunan kembali fasilitas kota yang rusak. Faktor bencana alam (gempa) yang terjadi telah banyak memporak porandakan aspek aspek yang dapat disuguhkan Kota Mataram.

Ade Merliana selaku pembicara Pemkot Kota Shah Alam menuturkan akan belum terkenalnya Lombok yang memiliki berbaga potensi dalam hal kepariwisataan. Ia juga menuturkan, bahkan Malaysia sendiri pun selama ini mengenal Lombok karena TKI dan Gempa. Akan tetapi setelah kunjungan yang mereka lakukan ternyata banyak hal yang bisa dikerjasamakan. Oleh karena itu kedatangan rombongan Pemkot Kota Mataram ke Shah Alam sebagai bentuk timbal balik pada 8-10 Maret 2019 akan dioptimalkan dengan sebaik baiknya.

Sister city yang dilakukakn oleh Pemkot Kota Mataram dengan Pemkot kota Shah Alam ini pada awalnya berfokus pada pengembangan karakteristik sumber daya alam dengan cara melakukan pengiriman perawat ke Negara Negara yang memiliki hubungan dengan Kota Shah Alam sebelumnya (Inggris,Jerman) untuk didik dan dibekali selama satu tahun agar kesiapan yang dimiliki mumpuni yang tentunya hal ini dibarengi dengan fasilitas fasilitas yang sangat memadai.

Apalagi perawat yang dibutuhkan adalah perawat yang baru lulus dari studinya dan yang belum memiliki pekerjaan tetap. Sehingga hal ini dapat mengurangi angka pengangguran dan akan terus mengembangkan karakteristik dari pada SDM yang ada.

Berlanjut kearah pariwisata yang juga merupakan hal yang sangat penting dalam hal ini dikarenakan pariwisata di Kota Mataram sendiri tergolong cukup beragam mulai dari pariwisata alam, religi hingga buatan. Sehingga hal ini layak untuk diperhitungkan bagi para investor untuk berinvestasi di daerah Kota Mataram.

Apalagi sebelumya di daerah Kota Shah Alam pariwisata halal sangat popular yang ditunujukkan dengan ramainnya kunjungan yang dilakukakn  oleh wisatawan yang berasal dari Arab Saudi hingga akhir tahun. Yang tentunya hal ini juga akan dapat menarik minat daripada wisatawan tersebut untuk mengunjungi Kota Mataram yang terjamin akan kenyamanan pariwisatanya.

Sumber : kompasiana.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *