Masalah Pendidikan Di Masa Pandemi, Publik Harapkan Solusi Cerdas Dari Nadiem

Kemdikbud

Kritikan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar ke Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim dianggap sangat wajar. Sebab, keresahan dan kerisauan masalah pendidikan saat ini tidak hanya dirasakan Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin. Melainkan juga menjadi keluhan publik, baik dari sisi para tenaga pengajar, orang tua siswa, maupun siswa.

Demikian disampaikan Wakil Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan, Sutia Budi. Budi menerangkan, pendidikan merupakan dasar utama untuk kemajuan sebuah bangsa. Bangsa-bangsa yang maju saat ini adalah bangsa-bangsa yang berhasil membangun fondasi pendidikan dengan mapan di tengah berbagai kesulitan dan tantangan yang dihadapi.

Saat ini, kata Budi, pembangunan fondasi itu kurang nampak. Nadiem, yang telah berhasil membawa transportasi ojek online ke puncak kesuksesan, belum mampu membawa pendidikan Indonesia ke arah kemajuan sebagaimana harapan publik.

“Publik tentu sangat berharap akan ada solusi cerdas dari Pak Nadiem, terutama dalam menghadapi situasi pandemi. Namun, ternyata mengalir begitu saja, belum ada solusi terbaik. Bahkan beberapa kebijakan malah memicu kontroversi. Kebijakan-kebijakan yang dilahirkan itu mestinya sarat filosofis, serta penuh pertimbangan dari sisi sosial budaya,” ungkap Budi, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (25/1).

Dia menilai, kepekaan Nadiem pada persoalan pendidikan di tengah pandemi ini masih minim. Untung saja, minat dan mental belajar yang tumbuh dalam diri anak-anak Indonesia sangat kuat. Sehingga, dalam proses pembelajaran jarak jauh sekali pun, bisa berjalan dengan cukup baik.

“Kita mendengar dan membaca bagaimana anak-anak naik ke atas bukit atau ke atap rumah untuk mendapat sinyal. Ini mental baik dari warga Indonesia yang menjadi faktor kesuksesan pendidikan mereka, bukan karena kebijakan yang tepat,” ungkap Budi.

Sebelumnya, Muhaimin mengkritik Nadiem dengan mengatakan, krisis atau darurat pendidikan yang terjadi sepanjang pandemi Covid-19 belum bisa tertangani dengan baik. Belum ada terobosan yang dilakukan sebagai solusi dalam mengatasi darurat pendidikan nasional.

Sumber : rmco.id  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *