Tidak Hanya Siswa, Guru dan Kepala Sekolah Juga Jadi Peserta Asesmen Nasional

GURU Kemdikbud

JAKARTA –  Guru dan kepala sekolah bakal turut menjadi peserta dalam Asesmen Nasional yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2021 ini.

Pusat Asesmen dan Pembelajaran Kemendikbud, Asrijanty mengatakan peserta Asesmen Nasional tidak hanya para siswa.

“Di samping itu juga guru dan kepala sekolah ini juga adalah peserta dari Asesmen Nasional,” ujar Asrijanty dalam ‘Webinar Kupas Tuntas Asesmen Nasional’ pada Selasa (26/1/2021).

Asrijanty mengatakan guru hanya akan menjadi peserta pada Survei Lingkungan Belajar yang termasuk dalam Asesmen Nasional.

Sementara Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter hanya diikuti oleh para siswa.

“Guru dan kepala sekolah mengerjakan survei lingkungan belajar ya. Jadi bapak ibu guru dan kepala sekolah nanti akan mengisi survei lingkungan belajar,” ungkap Asrijanty.

Proses pelaksanaan proses Survei Lingkungan Belajar untuk guru dan kepala sekolah juga akan berbeda dengan yang dijalani oleh para siswa.

Para guru dan kepala sekolah hanya akan mengisi survei, sementara bagi siswa tetap akan mendapatkan pengawasan.

“Jadi kalau siswa atau peserta didik nanti dalam situasi seperti ujian yang ada waktunya itu kan, ada di awasi, tetapi bapak ibu guru dan kepala sekolah hanya mengisi survei,” jelas Asrijanty.

Terkait dengan waktu pelaksanaan, para guru dan kepala sekolah bakal mengikuti Asesmen Nasional pada waktu yang berbeda dengan siswa.

Waktunya tidak ditentukan, namun di saat Asesmen Nasional digelar pada September mendatang.

“Jadi berbeda dengan siswa, karena ini adalah mengisi angket, mengisi instrumen jadi tidak pada waktu yang pasti. Tetapi misalkan pelaksanaan asesmen nasional ini ini kan rencananya dalam dua hari. Jadi nanti bapak ibu guru dalam dua hari itu diberi waktu untuk menyelesaikan survei,” tutur Asrijanty.

Sebelumnya, Kemendikbud memutuskan untuk mengundurkan pelaksanaan Asesmen Nasional menjadi bulan September 2021, setelah sebelumnya direncanakan pada Maret.

Meski begitu, Mendikbud Nadiem Makarim memastikan pelaksanaan Asesmen Nasional wajib dilaksanakan pada tahun ini.

Nadiem beralasan Asesmen Nasional dilaksanakan untuk mengetahui mutu sekolah yang terdampak oleh pandemi Covid-19.

“Akan terjadi tahun ini, harus terjadi, karena kita enggak tahu. Kalau kita mau tahu loss of learningnya,” ucap Nadiem dalam webinar yang disiarkan laman Youtube FMB9_IKP, Jumat (22/1/2021).

Sumber : tribunnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *