Pendidikan di Era Pandemi

OPINI

Oleh : Almaratu Shaleha

Pada awal tahun 2020, dunia sedang waspada dengan sebuah virus yang disebut dengan virus corona atau Covid-19. Covid-19 menimbulkan penyakit mulai dari flu hingga dapat menimbulkan penyakit yang berat. Pemerintah indonesia juga telah menghimbau untuk tetap di dalam rumah dan mengisolasi diri. Pemerintah indonesia menerapkan aturan PSBB atau Pembatasan Sosial Berskala Besar yang dibuat dalam rangka pencegahan dan bagian dari penanganan COVID-19.

PSBB dilakukan dengan harapan virus tidak menyebar lebih luas dan upaya penyembuhan dapat berjalan maksimal. Dalam usaha pembatasan social berskala besar ini pemerintahan indonesia telah membatasi kegiatan pendidikan yang telah dilakukan secara online melalui pembelajaran online atau daring. Pembelajaran online dilakukan dengan memanfaatkan teknologi canggih khususnya internet. Dengan adanya internet ini kita bisa mengakses pembelajaran-pembelajaran yang diberikan oleh pihak sekolah untuk tetap mengikuti mata pelajaran.

Pembelajaran online dilakukan dengan sistem belajar jarak jauh, dimana Kegiatan Belajar dan Mengajar atau (KBM) tidak dilakukan secara tatap muka. Pembelajaran online atau daring dalam keadaan seperti ini banyak berbagai konflik atau masalah yang sangat berpengaruh terhadap pola pikir anak yang akan terganggu atau memperlambat cara berpikir untuk mendapat suatu ilmu tanpa adanya contoh dari guru tersebut. Ketika pandemi ini ada di Indonesia, belum ditemukan titik terang akan sampai kapan proses pembelajaran online ini akan berhenti, sebagai ibu, ayah, atau kakak harus mendampingi dan mengajarkan anak atau adiknya dengan telaten untuk mengerjakan soal-soal yang telah diberikan oleh sang guru. Mata pelajaran yang diberikan oleh guru jangan sampai pembelajaran itu tidak di selesaikan atau tertingggal dan pada akhirnya tidak mendapatkan nilai yang sesuai.

Kita sebagai anak bangsa untuk penerus kemajuan negara harus tetap menuntut ilmu dimana saja dan dalam keadaan apapun itu, karena kita punya tanggung jawab yang besar untuk masa depan sendiri dan juga negara. Disamping itu kita anak bangsa jangan pernah malas untuk belajar karena belajar adalah gudang nya ilmu. Keadaan seperti ini kita harus mengedepankan masa depan yang akan dateng dengan cara belajar, belajar, dan belajar. Terutama untuk mahasiswa PGSD atau Pendidikan Guru Sekolah Dasar, khususnya mahasiswa PGSD Uhamka harus rajin dan semangat dalam menjalankan kuliahnya supaya kelak kita akan menjadi guru yang kompeten agar bisa mencetak generasi penerus bangsa yang baik dan terpuji.

Semangat dalam keadaan pandemi seperti ini harus tetap ada dan ditanam dalam diri sendiri. Semangat untuk tetap belajar mengapai cita-cita itu sangatlah penting. Dalam belajar kita akan mendapatkan yang beribu-beribu ilmu dan pengetahuan yang bisa kita berikan kepada oranglain. Karena belajar itu kita bisa melakukan apa saja yang kita bisa lakukan dengan ilmu yang kita dapat sebelumnya.

Sumber : kompasiana  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *