Hendaki Pengangkatan PNS Tanpa Tes, Guru Honorer di Riau Berkirim Surat dengan Mensesneg

GURU

Tenaga guru honorer yang berasal dari 12 kabupaten dan kota se-Provinsi Riau, sebanyak 5.640 mengharapkan kebijakan yang lebih baik untuk mereka.

Guru honorer tersebut diketahui berharap dapat dijadikan PNS tanpa tes, guna meningkatkan kesejahteraan mereka, setelah mengabdi belasan hingga puluhan tahun sebagai tenaga pendidik honorer.

Hal tersebut diungkapkan pada Kamis, 4 Februari 2021, oleh Ketua GTKHNK 35 + Provinsi Riau Desy Qadarsih.

Desy Qadarsih, menyebut bahwa guru honorer tersebut memiliki honor yang jauh di bawah UMR, sementara sebagian dari mereka memiliki usia di atas 35 tahun.

“Sebab selama ini mereka yang telah mengabdi belasan hingga puluhan tahun itu hanya diberi honor dibawah UMR bahkan sangat memiriskan, sementara usia mereka di atas 35 tahun dengan pengabdian dan tidak bisa ikut tes PNS karena terbentur UU yang ditetapkan maksimal hanya untuk 35 tahun,” tuturnya.

Ketua GTKHNK 35+ Provinsi Riau itu menyebut, pengangkatan CPNS sehingga kapanpun sulit bagi mereka untuk bisa meningkatkan kesejahteraannya, karena terbentur UU juga guru honorer tidak terdaftar dalam K2 atau tergolong non Kategori.

Desy Qadarsih mengungkapkan, perjuangan guru honorer dan tenaga kependidikan di Riau selama ini masih tetap berupaya bagaimana untuk bisa mendapatkan Surat Keputusan Presiden agar bisa menjadi ASN tanpa tes itu.

 “Kita sudah berkomunikasi dengan DPR RI Komisi 10 mengenai anggaran dan Komisi 2 DPR RI , termasuk Ketua Komisi Dua Syamsurizal pada rapat dengar pendapat 8 Desember 2020, untuk memperjuangkan bagaimana nasib para guru honor ini bisa berubah,” ujar Ketua GTKHNK 35 + Provinsi Riau.

Selain itu, Desy Qadarsih mengungkapkan jika dirinya bersama perwakilan guru honorer juga sudah bertemu dengan Kepala Staf Presiden Moeldoko dan Menpan RB serta Kemendikbud.

Desy Qadarsih juga mengungkapkan, bahkan mereka sudah mendapat surat balasan dari Mensesneg dengan tembusan ke Menpan-RB.

Perjuangan ini, dinilai Desy Qadarsih semua bertujuan agar seluruh guru honor di Riau benar-benar mendapatkan kesejahteraan yang layak, seperti Pikiran-Rakyat.com kutip dari Antara.

Zul Ikram selaku Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau memaparkan, usaha guru honorer untuk bisa diangkat menjadi PNS itu mudah-mudahan bisa terwujud.

Zul Ikram menyebut apalagi perjuangan pengurus GTKHNK 35+ ini yang sudah beberapa kali Rakor, termasuk audiensi dengan beberapa pejabat di Provinsi Riau dan nasional.

Untuk Disdik Riau sendiri, bisa memberikan pendampingan, tapi demikian didoakan agar cita-cita mereka.

Namun demikian, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu mengungkapkan saat berjuang, guru-guru honorer tersebut harus sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak mengabaikan pendidikan di sekolah.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *