Batam Bersiap Buka Lagi Belajar Tatap Muka, Wali Kota: Khusus SMP

Batam Peraturan Pendidikan

BATAM – Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau bersiap membuka kembali proses pembelajaran secara tatap muka di sekolah untuk wilayah pulau utama (Batam).

Namun Wali Kota Batam Rudi menyatakan tidak semua sekolah bisa membuka pembelajaran secara tatap muka tersebut.

“Nanti usahakan yang SMP saja,” ujar Rudi, Kamis (4/2/2021).

Dirinya sudah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) untuk mengumpulkan seluruh Kepala Sekolah tingkat SMP di Kota Batam, agar mempersiapkan pembelajaran tatap muka di sekolah bisa dilaksanakan. 

Menurutnya, pemerintah tidak akan meminta persetujuan orangtua murid terkait pembukaan kembali belajar tatap muka itu.

“Tak usah ditanya lagi (persetujuan orang tua), langsung aja,” katanya.

Ia menekankan pembelajaran secara tatap muka bisa dilakukan, dengan catatan harus sesuai protokol kesehatan (prokes).

Mengapa hanya SMP yang diperbolehkan? Rudi beralasan usia mereka sudah di atas 12 tahun, sehingga bisa mentaati prokes.

“Kalau SD belum, siswa SMP bisa mengerti,” kata dia.

Selain mengikuti prokes, Rudi juga menambahkan bahwa pembelajaran tatap muka bisa dilakukan dengan mengikuti aturan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Aturan yang dimaksud yaitu setiap ruangan hanya boleh diisi 20 orang siswa.

“Satu hari hanya dibatasi selama 3 jam saja, tidak ada keluar main, di sekolah tak boleh ada kantin,” ucapnya.

Sebelumnya sekolah hinterland (pulau penyangga) telah diperbolehkan untuk pembelajaran secara tatap muka untuk tingkat SD dan SMP.

Sumber : kumparan.com  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *