Juni 16, 2021
Menggiatkan Literasi di Kalangan Guru bersama Ibu Kanjeng

Menggiatkan Literasi di Kalangan Guru bersama Ibu Kanjeng

Oleh : Wijaya Kusumah

Menggiatkan Literasi di Kalangan Guru. Itulah topik atau tema kami malam ini di PGRI. Sebuah upaya kami dalam menggerakkan literasi di negeri tercinta ini. Semoga menjadi ladang amal buat kami. Para pecinta literasi.

Selamat pagi semuanya. I love you all. Selamat pagi bagi yang baru membaca tulisan saya di pagi hari. Mohon maaf saya baru menyalinnya di blog kompasiana pagi ini. Saya biasanya menulis dulu di Whatsapp, baru kemudian saya posting di kompasiana dan blog lainnya.

Senang rasanya bisa berbagi inspirasi dan motivasi di kalangan guru. Sebab berbagi itu tak pernah merugi. Seperti mata air pegunungan yang tak pernah habis diambil airnya. Pahala akan terus mnglir kepada siapasaja yang suka berbagi.

Semalam kami mengundang ibunda Sri Sugiastuti dari kota Solo. Beliau adalah penggiat literasi yang sangat baik hati. Banyak guru yang terbantu dalam menerbitkan bukunya. Baik buku solo atau mandiri maupun buku bersama atau antologi. Beliau banyak membantu guru menerbitkan bukunya di penerbit indie dan ber-ISBN.

Ibu Sri Sugiastuti adalah seorang kepala sekolah SMK di kota Solo. Saya pernah menjadi narasumber di sekolah beliau yang asri. Kami juga pernah berkeliling Indonesia bersama beliau untuk menyebarkan virus literasi di kalangan guru.

Terakhir saya bertemu beliau di kota Kupang Nusa Tenggara Timur atau NTT. Kami diundang oleh pengurus PGRI kota Kupang ibu Nia dan bunda Retno. Juga pak David yang baik hati. Wah senang sekali waktu itu bisa pergi ke kota Kupang.

Selama mengisi materi di kota Kupang, kami bertemu dengan mantan mendikbud bapak Prof. Wardiman yang juga sebagai salah satu narasumbernya. sayang kami tidk bisa jalan-jalan ke pulau Rote karena harus balik ke Jakarta dan korona mulai menyerang kot Jakarta saat itu di awal bulan Maret 2020.

Saya juga pernah bersama beliau mengisi materi litersi di kota Dharmasraya Sumatera Barat. Namun karena ada tugas negara, saya pulang duluan ke Jakarta. Padahal ingin sekali jalan-jalan di kota Dharmasraya yang sejuk dan indah pemandangannya. Saya hanya bisa menikmati keindahannya saja di sekitar hotel.

Malam ini kami bertemu kembali di dunia maya secara virtual. Aplikasi zoom mempertemukan kami. Sekitar 130 orang lebih bergabung dalam acara kami dan lebih banyak yang menonton acaranya di youtube.com.

Topic: Menggiatkan Literasi di Kalangan Guru

Time: Selasa, 9 Februari 2021 pukul 19:00 WIB

Join Zoom Meeting

https://lpduk-xyz.zoom.us/j/89342379342?pwd=ZXYrZWJXcTdxQ1h5bER2NU9DKzBzQT09

Meeting ID: 893 4237 9342

Passcode: PGRI

Langsung viral acaranya di media sosial. Banyak yang buka dan menyimak acaranya. Kawan-kawan di PGRI banyak yang memviralkannya di media sosial mereka. Walaupun tak bertatap muka secara langsung di dunia nyata, kami bisa saling bertanya di dunia maya.

Menggiatkan literasi di kalangan guru sangat penting. Kita perlu bekerjasama agar semua guru di Indonesi dapat ikut berkontribusi. Terutama dalam kegiatan literasi digital dan gerakan literasi sekolah yang biasa disingkat GLS.

Supaya gerakan literasi sekolah bisa terlaksana dengan baik, kita harus berkolaborasi. Kerjasama ini penting supaya para guru bisa saling berkenalan dan bersilahturrahim dengan guru lainnya di sekolah yang berbeda. Kita bisa saling bertukar informasi.

Kami di PGRI memiliki program belajar bicara dan belajar menulis. Alhamdulillah banyak yang ikutan bergabung. Ratusan buku sudah diterbitkan dan sudah banyak pula yang menularkan virusnya kepada kawan guru lainnya. Persatuan Guru Republik Indonesia selalu terdepan dalam mengkampanyekan gerakan literasi.

Kegiatan belajar menulis kami adakan setiap hari Senen, Rabu, dan Jumat. Tiga kali dalam seminggu. Kami mulai pukul 19.00 wib dan berakhir pukul 21.00 wib. Terkadang bisa molor sampai 1 jam kalau diskusi dan tanya jawabnya banyak. Padahal kita hanya melalui WA Group saja.

Ada banyak guru membantu saya di kegiatan belajar menulis di PGRI ini. Salah satunya ibu Kanjeng panggilan akrab ibu Sri Sugiastuti yang menjadi narasumber semalam. Kami punya wa group sendiri dalam tim yang solid. Di WA Groupitulah kami merencanakan kegiatannya.

Kegiatan belajar bicara atau public speaking for teacher kami laksanakan setiap hari Selasa, dan Kamis. Pukul 19.00 sampai 21.00 wib. Kita menggunakan aplikasi zoom. Kami mengundang para narasumber yang pakar di bidangnya masing masing. Sedangkan hari Sabtu malam Minggu, kami gunakan untuk sharing ngobrol santai bareng Omjay bersama narasumber yang sengaja Omjay undang.

Wow bagus sekali materi belajar bicara semalam bersama bu Kanjeng. Semoga bisa ditonton kawan-kawan guru yang menyempatkan diri membuka link di  https://youtu.be/ruuyLQZYeo0.

Semoga kegiatan yang baik ini terus berlanjut. Setiap peserta belajar menulis akan mendapatkan sertifikat 40 jam dan peserta belajar bicara akan mendapatkan sertifikat 36 jam.

Mereka akan mendapatkan sertifikat bila sudah membuat resumenya yang diposting di blog masing masing. Mereka juga diminta mengikuti kegiatannya selama 20 kali pertemuan untuk belajar menulis dan 18 kali pertemuan untuk belajar Bicara.

Menggiatkan literasi di kalangan guru harus kita mulai dengan membangun kolaborasi yang indah. Selama wabah virus corona atau covid-19 kami tidak bertatap muka di dunia nyata. Namun kita tetap bisa menggunakan WA sebagai media alat komunikasi yang banyak dipakai guru saat ini.

Untuk membuat poster atau flyer belajar menulis saya dibantu bapak Brian. Untuk membuat poster atau flyer belajar bicara saya dibantu bapak Namin. Sedangkan untuk disain sertifikat dan sewa akun Zoom saya dibantu bapak Fajar yang baik hati.

Selama ini kami belum pernah bertemu secara langsung. Kita komunikasi hanya melalui wa saja. Di wa group itu kami saling berbagi tugas. Alhamdulillah kami saling melengkapi. Bu Kanjeng selalu mengambil alih dan berinisiatif bila saya berhalangan hadir dalam kegiatan di atas.

Ada sekitar 15 orang yang membantu saya selama ini. Mereka saya ajak untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Belum termasuk para narasumber yang baik hati. Mereka ikhlas berbagi ilmu dan pengalamannya selama ini.

Lain waktu nama-nama mereka akan saya sampaikan satu persatu. Tak terasa sudah semakin larut malam. Di ponsel saya sudah menunjukkan pukul 23.27 wib. Sudah saatnya kita beristirahat. Saya lanjutkan esok hari tulisannya.

Sampai bertemu esok hari. Dengan wajah berseri kita bangun literasi untuk anak negeri. Menggiatkan literasi di kalangan guru mari kita mulai dari diri sendiri. Kita akan menuju cita-cita yang pasti.

Sumber : kompasiana  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *