SD di Kampung Halaman Mensesneg Pratikno di Bojonegoro Diresmikan

Jawa Timur

BOJONEGORO – Bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, yang berada di tanah kelahiran atau kampung halaman Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prof Dr Pratikno MSoc Sc, yang telah selesai direnovasi, diserah terimakan dan diresmikan oleh Bupati Bojonegoro, Dr Hj Anna Muawanah. Rabu (10/02/2021).

Renovasi pembangunan gedung SDN Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro tersebut dilaksanakan atas kerja sama dengan Tanoto Foundation. Bangunan sekolah dasar tersebut saat ini memiliki sejumlah fasilitas berstandar internasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Director of External Affairs Tanoto Foundation, Ari Gudadi; Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro, Dandi Suprayitno AP MSi; Hj Kasminah, yang merupakan ibu dari Mensesneg Pratikno; Fokompimca Tambakrejo, Perangkat Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo, dan perwakilan wali murid SDN Dolokgede, serta tamu undangan.

Director of External Affairs Tanoto Foundation, Ari Gudadi, dalam sambutannya mengatakan bahwa Tanoto Foundation yakin dan percaya bahwa dengan kualitas pendidikan akan membuat kesetaraan peluang bagi siapa saja.

“Mudah-mudahan dengan adanya fasilitas ini dapat membawa daya dorong untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas kita dalam peningkatan kualitas pendidikan,” kata Ari Gudadi.

Ari Gudadi mengungkapkan bahwa Tanoto Foundation, dengan segala keterbatasannya berharap kiranya agar anak-anak di Bojonegoro nantinya bisa menjadi unggul sehingga dapat berkompetisi di tingkat nasional dan berbuat baik bagi bangsa dan negara.

Menurutnya, hal tersebut juga terinspirasi dari Prof Dr Pratikno MSoc Sc, yang juga berasal dari Desa Dolokgede Kecamatan Tambakrejo, yang kemudian dapat berkiprah kepada bangsa dan negara.

“Hal inilah yang mendorong kami untuk terus menerus bersama-sama dengan pemerintah, baik tingkat nasional, provinsi maupun kabupaten dan kota, untuk bersama sama mendorong peningkatan kualitas pendidikan nasional.” kata Director of External Affairs Tanoto Foundation, Ari Gudadi.

Bupati Bojonegoro Anna Muawanah, mengawali sambutannya  menyampaikan bahwa dirinya merasa takjub saat melihat kondisi bangunan SDN Dolokgede setelah direnovasi saat ini.

“Sungguh takjub sekali. Saya bangga sekali dengan bangunan sekolah ini. Kalau di Dolokgede ada bangunan sekolah seperi ini, sangat luar biasa. Bangunan ini secara fisik mungkin sudah setara dengan sekolah standar internasional.” kata Bupati Anna Muawanah.

Bupati mengungkapkan bahwa sebagus apapun seseorang, manakala tidak diberikan kesempatan, maka tidak akan bisa berkembang.

“Maka kesempatan yang saya terjemahkan adalah bagaimana kita memberikan peluang kepada warga, kader, dan anak didik kita, untuk tumbuh kembang sesuai bakat masing-masing.” kata Bupati Anna Muawanah.

Bupati berharap agar nantinya guru-guru yang ditempatkan di SDN Dolokgede ada seleksi, mengingat saat ini di SD tersebut memiliki sejumlah fasilitas baru seperti ruang atau kelas musik dan teknologi informasi.

“Kami lihat di sini ada kelas musik, tentunya perlu guru musik yang memang punya passion musik dan raungan IT atau kelas komputer. Ini yang namanya dari sedini mungkin mulai mendidik bakat dan minat. Tolong nanti di terjemahkan dengan baik soal penyiapan, kelangsungan, termasuk juga tumbuh kembang SDN Dolokgede yang ada di Kecamatan Tambakrejo.” kata Bupati Anna Muawanah.

Di akhir sambutannya Bupati mengucapkan terima kasih kepada Tanoto Foundation atas segala supportnya sehingga dapat terwujud pembangunan SDN Dolokgede tersebut.

“Barangkali masih ada kesempatan lagi, dengan senang hati untuk terus menjalin komunikasi dan bersinergi antara Tanoto Foundation dengan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.” kata Bupati Anna Muawanah.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bojonegoro, Dandi Suprayitno AP MSi, ditemui awak media ini di sela-sela acara tersebut menyampaikan bahwa dengan adanya infrastruktur SDN Dolokgede yang baru tersebut, tentunya tidak boleh dipandang sebagai sebuah akhir, namun justru sebagai sebuah awal untuk pembangunan pendidikan di Kabupaten Bojonegoro.

Dandi berharap dengan adanya pembangunan gedung SDN Dolokgede tersebut nantinya akan memberikan impact atau pengaruh terhadap anak didik di Kecamatan Tambakrejo maupun di Kabupaten Bojonegoro.

“Sekolah ini tentu akan kita kelola dengan konsep yang moderen, guru-guru tentu akan kita eleksi, sehingga infrastruktur yang sudah ada ini bisa bermanfaat atau digunakan dengan baik.” kata Dandi Suprayitno.

Sumber: kumparan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *