SMP di Batam Segera Belajar Tatap Muka, Ini Kata Komisi IV DPRD

Batam

Pemerintah Kota (Pemko) Batam bakal memberikan izin untuk tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) melaksanakan proses belajar tatap muka di tengah pandemi COVID-19. Hal itu diwacanakan oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, Ides Madri menilai, sebelum diizinkan proses belajar tatap muka di tingkat SMP, pemerintah harus melakukan kajian terhadap aturan dan memastikan protokol kesehatan dapat berjalan.

“Kita setuju jika proses belajar tatap muka dibuka, tapi harus ada syarat yang harus diperketat, agar mencegah penyebaran virus corona di lingkungan sekolah,” kata Ides kepada kepripedia, Rabu (10/2).

Begitu juga dengan sekolah, lanjut Ides, harus menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Misalnya saja setiap siswa-siswi ketika masuk ke sekolah harus menjalani pemeriksaan suhu tubuh.

“Lalu wajib gunakan masker, dan sediakan tempat cuci tangan yang dapat dijangkau dan tak lupa satu kelas minimal 20 orang diisi,” kata dia.

“Nah, tak lupa pula selalu koordinasi dengan pihak Tim Gugus Tugas COVID-19 dan juga selalu lakukan penyemprotan disinfetkan guna meminimalisir potensi penyebaran,” tambah dia.

Usai persyaratan itu, izin harus disepakati bersama wali murid dan juga dengan melibatkan pihak sekolah dan komite. “Ini yang pertama harus ada kesepakatan bersama,” katanya.

Sejauh ini politikus Golkar itu mengaku telah berkordinasi dengan 40 kepala sekolah tingkat SMP yang ada di Kota Batam bersama dengan Disdik Batam.

“Hasil pertemuan itu, ada sejumlah sekolah yang tetap berupaya buka di tengah pandemi COVID-19,” katanya.

Sumber : kumparan  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *