Mengenal Rezky Bella, Lulusan Terbaik Sekolah Bisnis IPB University

Jawa Barat Kampus

BOGOR: Rezky Bella, menjadi lulusan terbaik Sekolah Bisnis IPB University setelah meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,90 pada salah satu periode wisuda. Perjalanannya mengenal dunia bisnis terbilang berliku. Pada Februari 2020, Rezky Bella menutup bisnis kulinernya semenjak IPB University menerapkan kebijakan partially closed down.

Di tengah menjalani bisnis kuliner, Bella diajak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) untuk mengikuti pelatihan digital marketer seperti facebook ads dan kawan-kawan. Setelah lulus pada Juli, ia magang tiga bulan untuk mencoba facebook ads.

“Setelah itu saya sempat juga jualan lewat facebook ads. Say memasarkan berbagai barang dari e-commerce. Sekarang kegiatan tersebut sudah saya serahkan ke teman saya, saya menjadi investornya,” ujar Bella mengutip siaran pers IPB, Jumat, 12 Februari 2021.

Selain berkutat di bidang digital marketing, Bella juga menekuni pasar saham untuk berinvestasi jangka panjang dan jangka pendek. Menurutnya, kondisi pasar yang bergerak bebas serta tidak pasti ini menghadirkan banyak risiko.

Ia pun memutuskan untuk investasi ke temannya yang sudah ahli. Kebetulan, dari Baznas itu juga dapat dana hibah sekian juta untuk investasi di Facebook Ads.

“Sisa dana keuntungan usaha yang sebelumnya saya jalankan, saya putar untuk saham. Karena saya tahu risikonya tinggi, sebagian dana saya investasikan untuk jangka panjang. Tapi ada juga yang jangka pendek,” tambah Bella.

Menurut lulusan IPB University yang pernah mengikuti Exchange Saga University Jepang (Space-e) ini, saham adalah bagian dari bisnis. Saat pandemi, kata dia, usaha yang diinvestasikan juga terpengaruh.

“Semua pasti ada risikonya, kalau bisnis selalu untung hanya jika beramal soleh di mata Allah. Untuk meminimalisir risiko, saya membuat perjanjian yang jelas. Baik saat untung maupun rugi. Setelah itu bagaimana hasilnya, yang paling penting kita juga harus yakin dulu tempat dimana kita berinvestasi, bisa dipercaya atau tidak,” ujarnya.

Menurutnya, perjuangan yang paling bermakna selama studi di IPB University adalah selalu mencoba segala kesempatan. Hal yang paling berkesan baginya yakni ketika pulang dari pertukaran pelajar di Jepang dan nekat membuka bisnis dengan modal dari IPB University. Bella tidak menyangka semua pihak mendukungnya mulai dari orangtua, dosen maupun teman.

Melalui Sekolah Bisnis IPB University, Bella mendapatkan pengajaran bagaimana ilmu yang dipelajari bisa dan harus diterapkan dalam bisnis secara riil. Bukan saat kuliah saja, melainkan juga mampu diaplikasikan secara langsung dalam pekerjaan. Di mulai sejak dalam proses pendidikan, mahasiswa diajarkan untuk mendirikan dan menjalankan bisnis secara riil.

Sarjana Bisnis IPB University dirancang untuk menghasilkan lulusan yang bermoral, berjiwa entrepreneur, berpikir strategis, bertindak taktis dan berkarya inovatif. Selain itu juga lulusannya bisa menjadi Konsultan Bisnis.

“Niat aku dari awal masuk ke bisnis adalah ingin bisa bantu banyak orang. Kaya atau miskin itu bukan hal yang wajib, berusaha itu wajib dan orang bilang uang tidak dibawa mati, salah. Justru kalau uangnya dipakai untuk amal solihin insyaaAllah jadi amal pahala. Perihal berhasil atau tidak, itu tergantung Allah. Jadi saya hanya bisa berusaha dan berusaha. Kalau gagal ya usaha-usaha lagi,” tuturnya.

Sumber : medcom.id  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *