Unpad Siapkan Program Kuliah Lapangan Virtual

Kampus

JAKARTA:  Fakultas Teknik Geologi Universitas Padjadjaran (Unpad) menerapkan inovasi pembelajaran berupa kuliah lapangan virtual dan laboratorium virtual. Dua inovasi ini dilakukan untuk mengantisipasi kendala kegiatan kuliah lapangan dan praktikum laboratorium akibat pandemi covid-19.

Ketua Program Studi Sarjana Teknik Geologi Unpad, Irvan Sophian menjelaskan, inovasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa untuk mengikuti materi pembelajaran secara daring. Tanpa mengurangi efektivitas dan target capaian seperti pada metode tatap muka.

“Ini salah satu strategi kami di era pandemi ini adalah dengan membuat kuliah lapangan secara virtual. Seperti diketahui kegiatan kuliah di Teknik Geologi mengharuskan kita pergi ke lapangan. Namun, pandemi belum juga usai, hal ini tidak boleh menjadi halangan bagi prodi, oleh karena itu kami berinovasi di masa pandemi ini,” ujar Irvan, dikutip dari laman Unpad, Selasa, 16 Februari 2021.

Proses pembuatan kuliah lapangan virtual dimulai dengan pembentukan tim ke dalam beberapa kelompok sesuai bidang kajiannya. Setiap kelompok yang terdiri dari dosen dan tenaga kependidikan kemudian menentukan daerah penelitiannya.

Sejumlah daerah dipilih menjadi lokasi, antara lain kawasan karst Citatah, Stone Garden, Sanghyang Poek, kawasan gunung Tangkuban Parahu, serta kawasan sesar Lembang.

Irvan menambahkan, bahwa pembagian kelompok kecil ini juga merupakan salah satu antisipasi  dalam mengurangi risiko penularan virus covid 19, dan tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat selama di lapangan.

“Seluruh peserta melakukan rapid test terlebih dahulu sebelum berangkat ke lapangan. Kami juga mengurangi jumlah kuota penumpang kendaraan, penyemprotan disinfektan, memakai masker dan sarung tangan selama di lapangan,” ujarnya.

Metode kuliah lapangan dilakukan menggunakan metode pengambilan video. Setiap dosen melaporkan hasil pengamatan jarak dekat dari setiap singkapan dan karakteristik batuan yang ditemukan di lapangan.

Sementara untuk pengamatan jarak jauh, tim memanfaatkan drone untuk melakukan pemetaan digital. Tujuannya untuk mendapatkan cakupan area yang lebih luas dan lebih terperinci.

Temuan di lapangan kemudian diolah dan dilakukan interpretasi sesuai dengan bidang kajian atau mata kuliahnya.  Irvan menilai, kegiatan kuliah lapangan di FTG Unpad tidak dapat dihilangkan, karena diperlukan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa berdasarkan teori yang sudah diajarkan.

Nantinya, video kuliah lapangan virtual ini akan diunggah ke media pembelajaran daring Unpad, seperti MOOC Unpad, YouTube, hingga Google Classroom. “Saat ini kami juga sedang menyiapkan analisis laboratorium secara virtual,” pungkas Irvan.

Sumber : medcom.id  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *