43 PTN Inisiasi Permata Merdeka, Konsorsium Pertukaran Mahasiswa

Kampus

JAKARTA: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mendorong mahasiswa untuk kuliah pada program studi (prodi) di luar kampus, sebagai implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Universitas Brawijaya (UB), membangun konsorsium guna melancarkan program tersebut.

“Permata Merdeka adalah sebuah program yang diinisasi oleh 43 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang tergabung dalam sebuah konsorsium,” kata Koordinator Bagian Perencanaan, Akademik dan Kerjasama UB Heri Prawoto dalam siaran pers, Jumat, 19 Februari 2021.

Dalam Permata Merdeka itu, mahasiswa dapat mengambil mata kuliah di PTN konsorsium. Mahasiswa UB misalnya, dapat menambil mata kuliah pada prodi yang ada di universitas konsorsium.

“Jadi mahasiswa UB bisa mengambil mata kuliah pada prodi yang ada di Universitas dalam satu Provinsi seperti Airlangga atau UPN Surabaya, juga pada PTN daerah lain yang menawarkan mata kuliah dalam Permata merdeka” ujarnya.

Dalam proses pelaksanaannya, Permata Merdeka telah terintegrasi dalam portal sistem daring. Di portal tersebut, mahasiswa dapat melakukan proses pendaftaran, evaluasi, mendeteksi perguruan tinggi yang dituju hingga melihat dan memilih mata kuliah apa saja yang dapat diambil.

“Semuanya sudah terekam ke dalam sistem yang sudah disiapkan. Selain itu, jumlah mata kuliah yang diambil tetap tidak boleh lebih dari 24 SKS,” lanjut dia.

Heri berharap melalui program ini, mahasiswa memiliki kesempatan untuk merasakan kuliah di kampus lain. Hal ini sebagai wujud Merdeka Belajar dan akan menambah pengalaman seperti apa kuliah di PTN lain itu.

Heri menambahkan, para mahasiswa tidak akan dipungut biaya dalam program ini. Yang penting mahasiswa yang mendaftar memenuhi kriteria. “Mahasiswa yang dapat mengikuti program Permata Merdeka ialah mereka yang berada di semester empat hingga delapan,” sambungnya.

Hingga saat ini sebanyak 231 mahasiswa UB telah mendaftar di program Permata Merdeka. Sementara, UB telah menerima 235 pendaftar dari universitas yang tergabung dalam konsorsium.

“Sistem perkuliahan bagi mahasiswa Program Permata Merdeka nantinya akan dimulai pada 22 Februari 2021,” tutur Heri.  

Sumber : medcom.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *