SMK Nusapersada, ATWM, dan PT Dtech Kolaborasi Gelar Program Pendidikan Berkelanjutan

Program Pendidikan

Mulai tahun ini SMK Nusapersada, Akademi Teknik Wacana Manunggal (ATWM) Salatiga, dan PT Dtech Engineering Salatiga, berkolaborasi melaksanakan program pendidikan berkelanjutan (sustainable education program). Program tersebut tidak hanya terkait sekolah dan perkuliahan, tetapi juga pemberian beasiswa, praktik kerja dan magang, produksi barang manufaktur kebutuhan pasar dari hasil desain sendiri, penyerapan tenaga kerja, dan lainnya.

Hal itu diungkapkan Ketua Pengurus Yayasan Wacana Manunggal dan Yayasan Nusapersada, Drs Purwanto MPd, saat sarasehan, syukuran, dan doa bersama (mujahadah) di Kampus SMK Nusapersada Jl Jagalan Karangbalong, Sabtu (13/3) sore. Syukuran dan mujahadah digelar atas terlaksananya pembangunan gedung praktik baru, pembukaan pendaftaran SMK Nusapersada, pendaftaran mahasiswa ATWM, dan terjalinnya kerja sama dengan PT Dtech Engineering Salatiga.

”Mulai tahun ini merupakan momentum yang sangat dibanggakan bagi SMK Nusapersada dan ATWM Salatiga, karena telah berkolaborasi dengan PT Dtech Engineering terkait program pendidikan berkelanjutan. Sebagai lembaga pendidikan, SMK Nusapersada dan ATWM siap mendidik lulusan siap kerja dan berwawasan teknologi. Kemudian selama belajar dan kuliah mereka akan berkolaborasi memahami dunia kerja dan praktik produksi hasil karya dan desain sendiri, yang dilaksanakan PT Dtech Engineering di gedung praktik baru yang sudah dibangun,” kata Purwanto.

Perlu diketahui PT Dtech Engineering merupakan industri yang dipimpin Arfian Fuadi, seorang anak muda lulusan SMK yang namanya telah mendunia. Arfian Fuadi telah memproduksi ribuan desan produk teknologi, yang dibutuhkan industri dunia, mulai dari elektronik, otomotif, hingga pesawat terbang. Dengan kerja sama itu, PT Dtech Engineering membuka produksi di gedung praktik baru yang telah dibangun di komplek SMK Nusapersada. Perusahaan itu mengembangkan desain manufaktur, produksi CNC (computer numerical control), dan produksi berbagai kebutuhan industri dunia.

Dengan adanya kerja sama itu pula, maka SMK Nusapersada yang sebelumnya memiliki Jurusan Farmasi dan Multimedia, menambah Jurusan Keperawatan dan Teknik Permesinan. Siswa SMK Nusapersada dan mahasiswa ATWM, secara otomatis dapat praktik/magang dan bekerja di industri manufaktur PT Dtech Engineering, yang satu komplek dengan SMK Nusapersada. Siswa SMK Nusapersada dan mahasiswa ATWM, berpotensi mendapatkan beasiswa dari PT Dtech Engineering.

Setelah lulus mereka juga dapat bekerja di industri desain dan manufaktur PT Dtech Engineering. Kerja sama itu telah mendapat perhatian dari Direktorat Jenderal Vokasi, Direktorat Jenderal Dikti, DPR RI, dan sejumlah perusahaan dalam dan luar negeri.

Hadir dalam kegiatan itu, Direktur ATWM Drs Joko Suparno MT, Kepala SMK Nusapersada Drs Joko Margono MPd, Ketua Yayasan Wacana Manunggal Eddy Leksono, Suroso Kuncoro SH MH (pengurus yayasan), KH Zaenuri MPd, para dosen ATWM, dan guru SMK Nusapersada. Arfian Fuadi, Direktur PT Dtech Engineering mengungkapkan rasa terima kasih dapat bekerja sama itu membuka peluang pengembangan pendidikan teknologi bagi anak muda, serta membuka peluang industri yang memproduksi berbagai produk suku cadang kebutuhan pasar.

Baru beberapa bulan bekerja sama, di gedung praktik baru tersebut sudah didesain dan diproduksi sekitar 15 ribu part (suka cadang) yang dibutuhkan industri motor Indonesia. Dengan kerja sama itu pula dapat melatih generasi muda menguasai teknologi dan memiliki kemampuan inovasi, serta kreativitas menciptakan produk kebutuhan industri.

Sumber : suaramerdeka.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *