Vaksin Tenaga Pendidik di Salatiga Diprioritaskan Usia 50 Tahun Ke Atas

Jawa Tengah

Hal itu ditegaskan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Salatiga Yuni Ambarawati kepada wartawan, Rabu (24/3).

Ia menjelaskan, dengan rencana Pembelajaran Tatap Muka (PTM) yang direncanakan akan mulai digelar tanggal 5 April di Kabupaten/Kota yang ditunjuk dengan empat sekolah saja.

Sebagai upaya kesiapan jelang PTM, Disdik Kota Salatiga diakuinya telah berkoordinasi dengan DKK Salatiga guna pelaksanaan vaksinasi bagi Tenaga Pendidik/ pengajar.

“Tenaga pengajaran yang diutamakan adalah usia 50 tahun dari total keseluruhan ada 3.033 tenaga pengajar,” ungkapnya.

Yuni mengklaim, PTM di Salatiga secara umum sudah siap dengan protokol kesehatan (Protkes) benar-benar dipatuhi.

“Dari SD, MI, SMP dan MTs. Karena SMA/ SMK ditangani Provinsi. Tapi akan dipilah pelaksanaan vaksinasinya,” imbuh dia.

Sementara, Korwil jenjang SD  Bidang Pendidikan se-Kecamatan Sidorejo, Salatiga Purwanto menyebutkan, selama ini jenjang SD semua sudah siap menghadapi PTM.

Prosentase orang tua yang setuju agar anak segera mengikut PTM, diklaimnya semakin besar.

Selama ini SD negeri 100 persen setuju. Karena hampir setahun mendampingi anak menjalankan pembelajaran online terdapat kendala terutama terkait jaringan.

“Para siswa pasti akan sangat merindukan PTM. Kami juga mendorong agar para guru segera divaksin,” pungkas Purwanto.

Sumber : rmoljateng.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *