Pemprov DKI Klaim Siswa Antusias Sekolah Tata Muka: Semoga Publik Percaya

DKI Jakarta Peraturan Pendidikan

JAKARTA – Sebagian sekolah di DKI Jakarta sudah memulai uji coba pembelajaran tatap muka. Pemprov DKI Jakarta mengklaim siswa antusias mengikuti uji coba itu.

“Memang hasil saya kunjungan ke SMK 16 kemarin itu, akhirnya malah semangat melihat temannya pada sekolah, ketika belajar di kelas,” kata Kasubag Humas Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta Taga Radja kepada wartawan, Kamis (8/4/2021).

Dia pun berharap tingkat kepercayaan para orang tua siswa meningkat akan kebijakan ini. Sejauh ini, menurutnya, tidak ada laporan signifikan berkaitan dengan kebijakan itu.

“Nah, ini makanya kan piloting agar masyarakat itu percaya sama sekolah. Mudah-mudahan (karena) hari pertama tidak ada laporan yang signifikan,” kata Taga.

Tak hanya itu, penerapan protokol kesehatan (prokes) COVID-19 terus dilakukan di setiap sudut sekolah. Ketika pulang sekolah, para siswa diberi pilihan pulang dijemput orang tua atau menaiki armada bus sekolah yang telah disiapkan.

“Kemudian di selasar kelas ada petugas ngawasin, kemudian ketika pulang diawasi sama sekolah, dipastikan dia dijemput atau bawa kendaraan sendiri atau kalau naik angkutan umum pakai bus sekolah dari dishub,” ujarnya.

“Sehingga mudah-mudahan dia bercerita sama temannya, untuk bisa jadi kepercayaan,” sambungnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria sebelumnya mengungkapkan hanya 30 persen orang tua siswa yang mengizinkan anaknya mengikuti uji coba pembelajaran tatap muka terbatas. Hasilnya, sebanyak 85 sekolah yang dibolehkan melaksanakan pilot project hingga 29 April mendatang.

“Jadi kurang-lebih range-nya 20-30 persen yang mendapatkan persetujuan dari orang tua. Itulah yang kami beri kesempatan untuk tatap muka secara langsung melalui uji coba pembelajaran terbatas,” kata Riza saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/4/2021).

Para orang tua, sebutnya, masih takut anaknya akan tertular COVID-19 jika mengikuti program ini. Namun Riza mengatakan ini hanyalah data sementara. Dia mengimbau orang tua tak perlu khawatir karena pembelajaran tatap muka dijalankan dengan protokol kesehatan COVID-19 secara ketat.

Sumber : detik.com  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *