Juni 16, 2021
Peran Orangtua dalam Mengontrol Anak Belajar Daring pada Masa Pandemi

Peran Orangtua dalam Mengontrol Anak Belajar Daring pada Masa Pandemi

Oleh : Nurcahaya Harahap

Pendidikan merupakan upaya manusia untuk memperluas ilmu pengetahun dalam rangka membentuk nilai dan sikap. Pendidikan diperlukan oleh semua orang karena pendidikan merupakan suatu usaha manusia untuk menumbuhkan dan mengembangkan potensi-potensi pembawaan jasmani dan rohani. Ilmu pengetahuan dan pengajaran merupakan suatu hal yang alami pada diri manusia. Bahkan pendidikan juga merupakan aspek terpenting dalam membawa suatu perubahan. Sekolah adalah pendidikan yang memegang peranan penting di dalam aktivitas pendidikan.

Di dalam keluarga orang tua adalah orang dewasa pertama yang memikul tanggung jawab dalam pendidikan anak, sebab anak pada masa-masa awal kehidupannya berada di tengah-tengah ibu dan ayahnya. Sehingga orang tuanya yang menjadi tempat anak untuk mengetahui pendidikan dan mengenal pendidikannya. Di dalam keluarga anak pada umumnya, berada dalam hubungan interaksi. Segala sesuatu yang diikuti anak adalah mempengaruhi keluarga dan sebaliknya. Keluarga memberikan dasar prmbentukan tingkah laku , watak, moral dan pendidikan pada anak. Interaksi keluarga dirumah akan menentukan sikap anak terhadap orang lain.

Dalam pencapaian prestasi belajar yang dilakukan oleh anak disekolah sangat erat hubungannya atau dengan kata lain dipengaruhi oleh peran orang tuanya didalam keluarga. Anak yang belajar dirumah dengan adanya perhatian dari orang tuanya seperti tersedianya tempat belajar yang nyaman, adanya pengawasan dari orang tuanya, dan jadwal anak belajar akan mudah untuk anak mencapai prestasi yang baik. Artinya anak akan termotivasi bila ada dukungan yang positif dari orang tuanya.

Namun pada kenyataannya, masih banyak anak yang kurang motivasi dalam belajar. Mereka lebih mementingkan bermain dengan teman-temannya dan menghabiskan waktu untuk bermain game atau mengaplikasi aplikasi apa saja yang bisa membuat mereka lupa akan belajar. Ditambah kurangnya orang tua mengontrol anak pada saat belajar akan membuat anak malas untuk belajar. Lingkungan pergaulan dengan teman-temannya yang tidak baik juga dapat mengakibatkan tidak perduli akan belajar.

Saat ini dunia sedang digegerkan dengan wabah virus corona atau Covid-19 dimana pemerintahan indonesia sudah mengambil suatu kebijakan untuk memutuskan rantai penularan covid-19. Kebijakan yang utama adalah memprioritaskan kesehatan dan keselamatan rakyat yaitu beribadah dirumah, bekerja dirumah dan belajar dirumah. Ditengah-tengah adanya wabah virus corona ini peran orangtua sangat dibutuhkan oleh anak didik yang saat ini belajar harus dirumah. Terutama jika mereka yang masih duduk dibangku pra-sekolah dasar dan sekolah dasar mereka masih bisa dibilang memiliki sifat yang manja,aktif dan unik disini peran orang tua dituntut agar dapat membantu anak selama proses belajar dirumah supaya berjalan dengan baik.

Tidak hanya anak pra-sekolah dasar dan sekolah dasar yang perlu bimbingan orang tua, anak remaja yang masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) mereka juga butuh peran orangtua. Yang mana orang tua akan lebih stress untuk membimbing anak di usia mereka, dikarenakan mereka lebih labil dan rasa ingin tahu yang besar menjadikan orang tua harus lebih sering mengontrol mereka untuk belajar. Karena pada masa pandemic ini anak akan belajar daring melalui gadget mereka akan lebih sering menggunakan gadget itu untuk bermain game dan mengaplikasikan aplikasi lainnya untuk mencari kesenangan tersendiri, sehingga jika mereka tidak di kontrol dalam belajar mereka akan lalai dalam belajar.

Ibu siti adalah warga Desa Bandung Jaya Dusun Bukit Sabun yang memiliki 3 orang anak yang pertama masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama dan yang ke-dua duduk di bangku Sekolah Dasar, sedangkan yang terakhir masih berusia 7 bulan. Beliau sehari-harinya bekerja berjualan kedai sampah, disamping berjual Ibu siti menjadi sosok ibu yang sangat telaten dalam mengontrol anaknya belajar dan selalu memperhatikan disaat anaknya belajar dirumah, bahkan beliau akan memberikan hukuman kalau anak beliau tidak belajar tepat waktu. Ibu siti juga tidak akan membiarkan nilai anaknya buruk saat sekolah dilakukan daring, beliau berpikir kalau bukan orang tua yang membimbing dan mengontrol anak belajar selama dirumah siapa lagi.

“Sesibuk apapun saya dalam bekerja yang saya utamakan adalah pendidikan anak saya, karena saya bekerja hanya untuk anak saya, jadi setiap harinya saya akan mengontrol anak saya belajar dengan benar, saya tidak akan membiarkan mereka lalai dalam belajar, walaupun banyak anak diluar sana lebih mementingkan gadget untuk bermain game dari pada belajar, saya tidak akan biarkan anak saya seperti itu saya akan jaga hal seperti itu jauh dari anak saya, karena itu akan membuat anak saya bodoh dan buta akan ilmu pendidikan.”

Jadi tidak ada alasan orangtua untuk malas mengontrol anaknya dalam belajar, sosok ibu siti bisa kita jadikan pedoman dalam mengontrol dan mendidik anak belajar, karena negri ini membutuhkan generasi yang pintar dan cerdas. Jadi pada masa pandemic ini peran orang tua jadi utama buat anak-anak belajar yang dilkukan dirumah, kalau bukan orang tua siapa lagi yang akan mendidik dan membimbing anak belajar.

Sumber : kompasiana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *