Peleburan Kemenristek, Pemerintah Seolah Mengecilkan Peran Riset

Kemdikbud

JAKARTA:  Rencana peleburan Kementerian Riset dan Teknologi ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menunjukkan kegiatan riset atau penelitian dan pengembangan (litbang) belum menjadi prioritas pemerintah. Penggabungan ini juga seakan mengecilkan peran riset hanya dalam ruang lingkup pendidikan.

Padahal menurut Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Nadia Fairuza Azzahra, riset dan teknologi merupakan aspek yang harus hadir pada setiap sektor. Hal ini sesuai dengan visi misi Kemenristek/BRIN yang tiga di antaranya adalah, peningkatan kualitas manusia Indonesia, peningkatan struktur ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing dan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

“Dengan adanya beban kerja Kemendikbud yang padat ini tentu saja akan mempersulit koordinasi antarsektor terkait dengan riset dan teknologi,” kata Nadia, Rabu, 14 April 2021.

Ia juga mengatakan, peran riset dan teknologi sangat penting dalam pembangunan nasional. Sesuai dengan Undang-Undang No. 11/2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, riset digunakan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang diharapkan dapat menjadi solusi permasalahan pembangunan.

Ruang lingkup ristek yang sangat luas ini tentu akan sulit apabila hanya diakomodasi dalam sektor pendidikan.  Nadia melanjutkan, penggabungan Kemendikbud-Ristek ini merupakan sebuah langkah mundur dari pemerintah.

Pasalnya, penggabungan ini akan membutuhkan penyelarasan koordinasi, pembagian kerja, anggaran, dan administrasi antara Kemendikbud dan Ristek. Penggabungan dua kementerian bukanlah perkara mudah yang implementasinya dapat dilakukan dengan cepat.

Menurut Nadia yang paling ditakutkan adalah bahwa proses penyelarasan yang dilakukan akan memakan waktu.  Proses itu juga dapat menyebabkan tidak efektifnya kinerja kementerian baru ini dalam menjalankan tupoksinya.

Sebelumnya, rapat Paripurna DPR pada hari Jumat tanggal 9 April lalu memutuskan bahwa Kemenristek akan digabung dengan Kemendikbud menjadi Kemendikbud-Ristek.  Sebelumnya, Kemenristek merupakan satu kesatuan dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dengan nama Kemenristek/BRIN. Dengan adanya penggabungan ini, BRIN akan menjadi badan otonom.

Sumber : Medcom.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *