Kepala SMPN 4 Limbangan Garut Pastikan KBM Tatap Muka Disekolahnya dengan Standar Prokes Covid-19

Jawa Barat Peraturan Pendidikan

GARUT – Pasca diresmikannya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka oleh Bupati Garut, semua tenaga pendidik di sekolah termasuk para siswa dan orang tua merasa bersyukur. Kebijakn tersebut disambut penuh dengan sukacita.

Seperti halnya dikatakan oleh Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Balubur Limbangan, Hj Cicin Kuraesin S Pd, M Pd. Saat di wawancarai hariangarutnews.com, ia sangat menyambut baik dengan kebijakan pemerintah daerah dengan pencanangan Gerakan Ayo Masuk Sekolah.

“Saya disini sebagai kepala sekolah, tentunya menyambut dengan rasa syukur kepada Alloh SWT dan tentunya, sekolah disini langsung mengadakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan intruksi bapak Bupati Garut,” tuturnya, Selasa (20/04/2021).

Lanjut disampaikan Cicin, dalam melaksanakan KBM tentunya sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis (Juklak dan juknis) yang berkaitan dengan protokol kesehatan (prokes) pencegahan penyebaran Covid-19. Ia pun telah menugaskan para guru staf pengajar, tentang ketersediaan sarana prasarana prokes Covid-19.

“Yang pertama, saya menugaskan kepada para guru, sebelum siswa masuk dihalaman pintu gerbang, siswa diharuskan untuk selalu memakai masker dan mencuci tangan. Pembelajaran dimulai pada Jam 08,00 sesuai petunjuk teknis,” terang Cicin.

Cicin juga menjelaskan, pada saat sebelum melakukan belajar tatap muka, siswa/i disekolahnya dititipkan kepada pondok pesantren sesuai dgn kelender pendidikan dan pada saat diberlakukan kembali KBM tatap muka, para siswa kembali ke sekolah untuk melakukan KBM secara biasanya.

KBM tatap muka disekolahnya kata Cicin, dimulai secara serentak se-Kabupaten Garut yakni pada Senin (19/04/2021). sesuai arahan dan petunjuk, prioritas hari pertama adalah kelas VlI dan hari keduanya kelas VIII dan selanjutnya hari ketiga untuk kelas IX dengan keseluruhan ada 8 kelas dengan jumlah siswa dalam satu kelas ada 16 orang.

Terkait mata pembelajaran yang diberikan oleh para guru, imbuh Cicin, yakni pendidikan karakter, yang kedua penegasan pembelajaran pada saat pembelajaran dalam jaringan (darring) sesuai juklak dan juknis. Ia Juga berharap di SMP

N 4 Balubur Limbangan kedepan, baik pendidik maupun para siswa/i, semuanya dalam keadaan sehat dan tetap lebih semangat dalam pelaksanaan KBM.

“Apalagi nanti setelah usai lebaran, KBM tatap muka akan di permanenkan sesuai apa yang disampaikan Bapak Bupati Garut,” pungkasnya. (T Supriatna)

Sumber : hariangarutnews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *