PPDB Kota Bandung 2021, Siswa Bisa Memilih SD dan SMP Swasta

Jawa Barat

BANDUNG – Sama seperti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 tingkat sekolah menengah atas (SMA), PPDB Kota Bandung tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) juga memberi kesempatan kepada calon siswa untuk memilih sekolah swasta.

Pada PPDB Kota Bandung tingkat SD, kesempatan memilih sekolah swasta berada di jalur afirmasi, sedangkan pada tingkat SMP di jalur afirmasi dan zonasi.

Penjelasan terkait PPDB 2021 itu disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Cucu Saputra.

Calon siswa dalam PPDB 2021 yang hendak masuk SD dari jalur afirmasi diberi empat pilihan. Pilihan pertama dan kedua ke SD negeri, sedangkan pilihan ketiga dan keempat ke SD swasta.

Sementara calon siswa di PPDB 2021 yang memilih jalur zonasi dan perpindahan orang tua tidak bisa memilih sekolah swasta. Untuk dua jalur itu, pilihan pertama dan kedua ke SD Negeri di dalam wilayah.

Untuk PPDB Kota Bandung jenjang SMP, calon siswa melalui jalur afirmasi juga diberikan empat pilihan. Pilihan pertama dan kedua ke SMP negeri di dalam maupun luar zonasi radius terdekat. Pilihan ketiga dan keempat ke SMP swasta.

“Apabila tidak diterima di empat pilihan itu, maka Dinas Pendidikan akan menempatkan ke SMP swasta terdekat rumahnya. Calon siswa yang menolak ditempatkan ke sekolah terdekat, tidak dapat mendaftar melalui jalur zonasi,” ucap Cucu, Kamis 6 Mei 2021.

Adapun, calon siswa di PPDB 2021 yang hendak mendaftar lewat jalur zonasi diberi tiga pilihan. Pilihan pertama dan kedua ke SMP negeri dalam wilayah zonasi dan pilihan ketiga ke SMP swasta.

Pilihan ke SMP swasta tidak diberikan bagi siswa yang hendak mendaftar lewat jalur perpindahan orangtua dan prestasi. Pada jalur prestasi, siswa diberi dua pilihan. Keduanya yaitu SMP negeri di dalam maupun luar zona. Sementara, siswa yang mendaftar lewat jalur perpindahan orangtua diberi pilihan pertama dan kedua ke SMP negeri di dalam zona.

Zona dalam seleksi PPDB 2021 tingkat SD dibagi menjadi delapan. Sementara, zona dalam seleksi PPDB 2021 tingkat SMP dibagi menjadi empat.

Penyaluran Kuota

Apabila berdasarkan seleksi PPDB 2021, sekolah memiliki kelebihan siswa yang melebihi daya tampung, maka sekolah wajib melaporkan kelebihan tersebut kepada Dinas Pendidikan Kota Bandung.

Dinas Pendidikan Kota Bandung akan menyalurkan kelebihan siswa hasil PPDB 2021 ke sekolah negeri lain di dalam zona yang sama.

Apabila sekolah yang zonanya sama tidak bisa menampung kelebihan siswa, maka siswa bisa disalurkan ke sekolah swasta. Perpindahan siswa dilakukan sebelum penetapan hasil PPDB 2021.

Dikatakan Cucu, permasalah yang terjadi dalam PPDB 2021 bisa diadukan ke sekolah tujuan terlebih dahulu. Apabila masalah tidak bisa diselesaikan di tingkat sekolah, maka masyarakat bisa mengadukan masalah itu ke Dinas Pendidikan Kita Bandung melalui laman ppdb.bandung.go.id.

Ketua Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) wilayah Kota Bandung Dedi Kusnadi berharap, Dinas Pendidikan Kota Bandung memperhatikan sekolah swasta yang dalam PPDB Kota Bandung tahun lalu jumlah pendaftarnya sedikit.

Pada tahun ini, Dedi memperkirakan hal serupa akan terjadi karena sistem PPDB 2021 mirip dengan PPDB 2020.

Oleh karena itu, dia mengusulkan agar Dinas Pendidikan hanya memberi dua pilihan bagi calon siswa afirmasi pada PPDB 2021, yakni pilihan pertama ke sekolah negeri dan pilihan kedua ke sekolah swasta.

Jangan seperti sistem pada rancangan draf Perwal PPDB 2021, siswa jalur afirmasi diberikan empat pilihan, yakni pilihan pertama dan kedua ke sekolah negeri, pilihan ketiga dan keempat ke sekolah swasta.

Dengan diberikan empat pilihan dalam PPDB 2021, siswa afirmasi memiliki lebih banyak peluang ke sekolah negeri sehingga dikhawatirkan sekolah swasta kembali kekurangan murid.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *