Pembagian Tugas BRIN dan Kemendikbudristek Tunggu Arahan Jokowi

Kemdikbud

JAKARTA: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan bersinggungan dengan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) dalam mengelola riset di Indonesia. Terdapat beberapa fokus penelitian yang diprioritaskan oleh Presiden Joko Widodo.

Namun Mendikbudristek Nadiem Makarim belum bisa memerinci seperti apa pembagian kerja dari beberapa fokus penelitian tersebut. Nadiem menyebut pembagian tugas itu menunggu arahan Jokowi.

“Itu diskresinya Pak Presiden. Bagaimana membaginya apakah perguruan tinggi di mana, lalu BRIN di mana,” kata Nadiem dalam program News Maker Medcom.id, yang dikutip Selasa, 18 Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?HappyInspireConfuseSad

Menurut Nadiem, setidaknya ada enam fokus penelitian yang diberikan oleh Jokowi. Di antaranya digital ekonomi, green economy, blue economy, kesehatan masyarakat, konservasi alam dan turisme, serta perubahan iklim.

“Itu adalah total menunya, tapi bisa saja (Kemendikbudristek) mengerjakan lebih sedikit. Karena sumber daya manusia kita terbatas juga dari sisi anggaran,” sebut Nadiem.

Atas keterbatasan itu, Nadiem menilai Kemendikbudristek kemungkinan tidak akan menyelesaikan fokus tersebut sekaligus. Yang jelas dia dan Kepala BRIN Laksana Tri Handoko terus berkoordinasi. Agar enam fokus penelitian itu dapat menjadi riset terapan.

“Kita mungkin harus memilih. Misal tahun ini apa, tahun depan bisa berubah,” tuturnya.

SUMBER : medcom.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *