2 Prodi UIN Jakarta Ini Terfavorit di Ujian Masuk PTKIN

Kampus

JAKARTA: Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) akan digelar pada 24 Mei-2 Juni 2021. Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Ekonomi Syariah merupakan dua program studi (podi) paling diminati pada pilihan pertama di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Mengutip keterangan Panita Pusat UM-PTKIN, Kamis, 20 Mei 2021, sedikitnya ada 10 besar prodi paling diminati di UIN Jakarta dalam tiga pilihan yang ditawarkan. Dari 10 prodi tersebut, PAI dan Ekonomi Syariah tercatat sebagai prodi paling diminati pada pilihan pertama dengan angka peminat sama, yakni sebesar 827 peminat. Sementara, Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) pada pilihan pertama, punya 720 peminat.

Pada pilihan kedua, prodi yang paling diminati adalah Ekonomi Syariah sebanyak 582 peminat, PAI 513 peminat, dan Perbankan Syariah 489 peminat. Sedangkan, pada pilihan ketiga prodi yang paling diminati adalah PAI 456 peminat, Ekonomi Syariah 443 peminat, Manajemen Pendidikan 401 peminat, dan KPI 339 peminat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?HappyInspireConfuseSad

UM-PTKIN merupakan jalur masuk PTKIN yang diselenggarakan secara nasional. Pada jalur ini, UIN Jakarta menawarkan 30 prodi bidang keagamaan dengan kuota sebesar 30 persen.

Hingga pendaftaran terakhir yang ditutup pada 10 Mei lalu, secara nasional tercatat ada sebanyak 100.039 calon peserta yang akan mengikuti tes UM-PTKIN. Dari angka tersebut, sebanyak 6.664 calon peserta akan mengikuti seleksi di UIN Jakarta.

Tes jalur UM-PTKIN dilakukan secara online menggunakan aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE). Pada aplikasi ini peserta tes dapat mengerjakan soal di rumah masing-masing atau di mana pun sesuai jadwal yang ditentukan.

Tes diselenggarakan dalam tiga sesi per hari, yakni sesi pagi (07.30-09.30 WIB), sesi siang (10.20-12.30 WIB), dan sesi sore (13.20-15.30 WIB). Tes di UIN Jakarta sendiri saat ini memiliki kapasitas sebanyak 444 ruang online. Sementara, pengawas yang dilibatkan per sesinya berjumlah 37 orang.

Sumber : medcom.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *