Juni 16, 2021
Kiat Mudah Belajar Membaca Al Quran dengan Cepat dan Tepat

Kiat Mudah Belajar Membaca Al Quran dengan Cepat dan Tepat

Oleh : Faisol

Pendidikan agama bagian yang cukup penting dalam proses keseimbangan dalam diri seorang anak, ilmu pengetahuan penting, dan ilmu agama juga cukup penting bagi pengetahuan yang bersifat rohaniah.

Al Qur’an yang di yakini sebagai Kalamullah bagi ummat Islam, dan kebenarannya dianggap absolut, maka mempelajarinya teramat penting bagi putra-putri kita, mengingat pendidikan agama yang sudah cukup di galakkan dengan munculnya berbagai metode yang cukup beragam.

Pergeseran dan perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, telah melahirkan berbagai metode praktis belajar dengan mudah, tepat, dan benar.

Dahulu kala cara belajar membaca Al Qur’an dengan metode kuno, ataubdi sebut metode Sibawih, yang acapkali di ajarkan di musholla-musholla kecil, dan juga masjid-masjid, menunjukkan proses lambatnya belajar membaca Al Qur’an bahkan cenderung kurang tepat dalam melafadzkan mahorijul huruf.

Dengan adanya Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) atau di sebut pula dengan TPQ menunjukkan perubahan dan pergeseran akan proses belajar mengajar membaca Al Qur’an.

Dengan lahirnya TPA, dengan dilengkapi kurikulum cara cepat belajar membaca Al Qur’an, menjadikan anak mudah melafadzkan huruf-huruf hijaiyyah, yang merupakan huruf 30 yang merupakan isi dari pada Al Qur’an.

Dari adanya metode yang lahir dengan beragam macam konsepnya, mungkin saja tidaklah sama secara umum, namun secara prinsip metode tersebut memiliki kesamaan, yakni belajar membaca Al Qur’an dengan Tartil.

Mungkin beberapa tips di bawah ini bisa mendorong anak, supaya bisa belajar membaca Al Qur’an dengan Lancar, cepat, tepat dan benar, yang pada akhirnya ketika di baca berulang-ulang akan menjadikan anak hafal dengan sendirinya.

1. Belajar membaca Al Qur’an dengan lancar.

Orang tua, terutama bagi ummat muslim, sudah harus memulai mengajari anak, ketika masih dalam kandungan, upayakan orang tua membaca Al Qur’an di kala anak sudah sempurna di dalam kandungan, suapaya terbiasa mendengarkan ayat-ayat Al Qur’an.

Tidak hanya berhenti, ketika bayi masih dalam kandungan, ketika lahirpun upayakan anak selalu di perdengarkan dengan ayat Al Qur’an, dan ketika anak sudah umur 24 bulan, atau sudah berumur 2 tahun, anak sudah bisa diperkenalkan dengan TPQ, dimana anak yang sudah mulai belajar berbicara tersebut, sudah mulai di perdengarkan secara langsung, karna anak yang masih pada masa pertumbuhan dan perkembangan tersebut, secara otomatis akan merekam apa yang ia lihat dan ia dengar.

Proses merekam itu, akan menjadikan anak belajar meniru apa yang sudah di lihat dan di dengar, sehingga ketika sudah mulai, melihat pada huruf – huruf hijaiyyah, mereka akan lebih mudah mengenal huruf yang acapkali di dengar.

2. Belajar membaca Al Qur’an dengan cepat.

Orang tua mana yang tidak menginginkan anak-anak mereka, ketika anak baru berumur 6 tahun sudah fasih membaca Al Qur’an. Apakah bisa? Tentu saja sangat bisa, karena hal tersebut sudah terbukti.

Maksuda dari belajar Al Qur’an dengan cepat disini, upayakan anak di latih feeling membacanya, dan kurangi anak yang cenderung masih mikir, ketika hendak membaca.

3. Belajar membaca Al Qur’an dengan tepat

Bacaan Al Qur’an, mengandung hukum bacaan yang di sebut dengan tajwid. Tajwid merupakan hukum bacaan Al Qur’an, mengenai bacaan panjang dan pendek, dengung, panjang satu Alif atau dua harokat, pancang 3 Alif atau enam harokat.

Dengan belajar membaca Al Qur’an dengan tartil, sudah mengajak anak-anak untuk membaca sesuai dengan mahorijul huruf dan ilmu tajwid, sehingga tingkat kesalahannya bisa di tekan.

4. Belajar membaca Al Qur’an dengan benar.

Bacaan Al Qur’an sudah dikatakan benar, ketika sesuai dengan hukum bacaan, atau sesuai dengan tajwidnya.

Jika belajar Al Qur’an mudah dan benar, mengapa harus di persulit dengan banyak kesalahan yang di anggap sudah lumrah, pada hal di dalam Islam, membaca Al Qur’an salah, tentu itu dosa, keculi anak ataupun orang tua yang sedang belajar. Jika benar maka pahala yang akan di dapatkan.

Oleh sebab itu jika ada yang benar, mengapa harus belajar yang salah, tentu saja yang benar tetap si jaga dan di rawat, dan yang salah tentunya harus tetap si bina.

Terakhir dari 4 cara belajar Al Qur’an dengan mudah dan benar, maka bacalah Al Qur’an secara berulang-ulang, karean itu akan menjadikan anak didik lebih teliti lagi ndakam bacaan.

Sumber : kompasiana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *