Terbit SKB 4 Menteri, FAGI Mohon Bupati dan Wali Kota di Jawa Barat Tunda PTM

Jawa Barat PTM

BANDUNG – Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) Jawa Barat memohon kepada Gubernur dan para Bupati dan Walikota di Jawa Barat menunda rencana pembelajaran tatap muka (PTM) akan akan dilaksanakan Juli 2021.

Selain itu, FAGI Jabar berharap pemerintah meninjau ulang SKB 4 Menteri yang menginstruksikan pelaksanaan PTM Juli 2021.

Ketua FAGI Jawa Barat Iwan Hermawan menilai, penundaan PTM sangat beralasan karena menurut data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), satu dari delapan kasus konfirmasi Covid-19 adalah anak-anak.

Data IDAI juga menunjukkan case mortality (tingkat kematian) mencapai tiga sampai lima persen, terbilang tertinggi di dunia.

“Ini sungguh mengkhawatirkan karena benar-benar mengancam keselamatan anak-anak. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah serta para pemangku kepentingan harus membaca angka-angka tersebut sebagai ancaman serius,” ucap Iwan, Selasa, 29 Juni 2021.

Selain itu, tingkat keterpaparan Covid-19 pada guru dan tenaga administrasi sekolah sangat tinggi, bahkan beberapa guru dan tenaga adminitrasi sekolah meninggal dunia karena Covid-19.

Sebagai usulan, lanjut Iwan, maka Dinas Pendidikan Provinsi dan Kota/Kabupaten harus meningkatan kualitas pembelajaran jarak jauh pada tahun ajaran 2021/2022.

Siswa tidak selalu harus belajar secara daring, tapi juga bisa belajar melalui modul-modul cetak yang dibagikan pihak sekolah. Sistem belajar seperti itu ditujukan khususnya untuk siswa dari kalangan tidak mampu.

Sementara untuk kalangan siswa mampu, lakukan dengan daring, seperti dengan Zoom dan Google Class Room. Pihak sekolah jangan memaksa siswa harus selalu belajar secara daring karena memerlukan kuota internet yang banyak.

Kurikulum pun harus disederhanakan disesuaikan dengan masa pandemi. Gunakan kurikulum darurat dengan hanya menyampaikan materi yang esensial. FAGI Jabar berharap, usulan tersebut dilaksanakan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

 Baca Juga: Pemprov DKI Rancang Skenario Terburuk Kendalikan Covid-19, Wagub: Segala Sesuatunya harus Disiapkan

Serupa dengan FAGI Jawa Barat, Ketua FAGI Kota Bandung Dedy Kusnadi mengatakan, pada masa pandemi di Kota Bandung yang semakin mengganas, FAGI Kota Bandung menolak PTM untuk sementara waktu.

Selain itu, dia meminta Pemerintah Kota Bandung melakukan lockdown di tingkat komunitas RT atau keluarga. Keluarga tak boleh ke luar rumah selama satu pekan atau lebih.

Dia yakin, apabila hal itu konsisten dilakukan akan mencegah penularan di Kota Bandung.

Untuk memenuhi kebutuhan warga, pihak RW membentuk satgas ekonomi pemasok kebutuhan sehari-hari dengan memanfaatkan sembako dari pedagang setempat.

Masyarakat ekonomi mampu memesan bahan makanan pokok ke satgas ekonomi. Sementara, warga yang tidak mampu diharapkan mendapat suumbangan makanan dari warga yang mampu atau Pemerintah Kota Bandung.

Sumber : pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *