Mengoptimalkan Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19

Bangka Belitung

Oleh : susi sri annisa

Pandemi COVID-19 berdampak pada hampir semua sektor kehidupan seperti ekonomi, kesehatan, sosial, dan pendidikan. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) menyatakan, penyebaran COVID-19 berdampak pada sektor pendidikan di seluruh dunia dan mengancam hak-hak pendidikan para peserta didik di masa depan (Baety & Munandar, 2021). Menurut Dewi (2020) sektor pendidikan di Indonesia tidak luput dari adanya COVID-19 dan ikut merasakan dampak dari penyebaran virus tersebut (Baety & Munandar, 2021). Kemudian menurut Putria dkk. (2020) sekitar 60 juta anak usia sekolah di Indonesia dari 1,5 milyar anak di 188 negara dunia telah terkena dampak dari COVID-19 (Baety & Munandar, 2021). Dampak yang paling dirasakan oleh peserta didik adalah perubahan penyelenggaraan pelayanan di instansi pendidikan, seperti sekolah formal disemua jenjang, sekolah nonformal, hingga perguruan tinggi (Baety & Munandar, 2021).

Untuk membuat pembelajaran daring menjadi lebih efektif dan optimal, tenaga pendidik perlu memperhatikan masukan dari para peserta didik (Baety & Munandar, 2021), yaitu :

  • Meringkas materi belajar yang perlu diunduh;
  • Menghemat kuota dengan hanya menggunakan virtual meeting sebagai media untuk menjelaskan teori yang sekiranya sulit dipahami;
  • Menghindari pemberian tugas yang berlebihan;
  • Selalu menanyakan kepada peserta didik terkait materi yang kurang dimengerti secara berkelompok/individu untuk mengurangi.

Selain itu, adapun hal-hal yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam mendukung optimalisasi kegiatan pembelajaran daring putra-putri mereka, diantaranya adalah :

  • Mengetahui target dan tujuan pembelajaran; Selama ini mungkin orang tua tidak peduli dengan materi belajar anak, tetapi saat mendampingi anak belajar di rumah, orang tua wajib paham hal tersebut.
  • Menjadi teman belajar yang asyik bagi anak; Jika orang tua bisa menjadi teman belajar yang asyik bagi anak maka ilmu anak akan lebih cepat paham. Bisa jadi anak-anak sulit paham di sekolah karena tidak merasa nyaman dengan gurunya, maka orang tualah sebagai gantinya.
  • Menciptakan suasana yang menyenangkan; Cara menciptakan suasana yang menyenangkan untuk belajar di rumah bisa dilakukan dengan membuat ruangan yang lebih nyaman, unik dan terasa berbeda dari biasanya.
  • Memotivasi anak dengan cara kreatif; Berikan hadiah yang mendidik pada anak dan menarik bagi mereka. Cara pemberian apresiasi ini terlihat sederhana tetapi cukup membantu anak terdorong untuk tetap belajar walaupun suasana membosankan.

Kemudian, adapun hal yang perlu diperhatikan oleh siswa agar pembelajaran daring berjalan dengan optimal dan efektif, yaitu :

  • Menggunakan ruang belajar yang nyaman;
  • Mengatur waktu belajar;
  • Memastikan koneksi internet stabil selama pembelajaran daring;
  • Menjaga komukasi dengan guru agar siswa dapat menemukan solusi dari permasalahan pada mata pelajaran atau kesulitan lainnya.

Demikian hal-hal yang dapat dilakukan dan diupayakan oleh tenaga pendidik, orang tua, dan siswa demi mengoptimalkan pembelajaran daring selama pandemi COVID-19 ini.

Sumber : kompasiana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *