Siswa, Yuk Simak Tips Sebelum dan Sesudah Vaksinasi COVID-19

Program Pendidikan

JAKARTA – Pentingnya vaksinasi anak dari usia 12-17 tahun sedang gencar dilakukan oleh Pemerintah sejak awal Juli kemarin. Hal itu dilakukan guna memberi perlindungan agar terhindar dari COVID-19.

Keputusan itu tertuang dalam Surat Edaran bernomor HK.02.02/V 1727 /2021 tentang vaksinasi tahap 3 bagi masyarakat rentan serta masyarakat umum lainnya dan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 bagi anak usia 12-17 tahun.

Hingga saat ini, sejumlah sekolah di Jawa sudah melakukan vaksinasi mulai dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Nah, buat detikers yang akan atau telah melakukan vaksinasi, yuk intip tips berikut yang dikutip dari akun instagram resmi Dinas Pendidikan Jawa Barat (@disdikjabar).

Tips Sebelum Vaksinasi

Selain urusan pendaftaran, ada beberapa tips yang perlu kamu tahu sebelum vaksinasi, di antaranya:

1. Konsultasi ke Dokter

Salah satu hal terpenting sebelum melakukan vaksinasi adalah pastikan tubuh dalam keadaan sehat dan tidak memiliki riwayat penyakit yang berat.

Apabila memiliki penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi, diabetes atau infeksi HIV, sangat disarankan untuk konsultasi terlebih dahulu kepada dokter.

2. Jangan Olahraga Berlebihan

Olahraga memang penting. Namun, supaya kondisi tetap fit saat melakukan vaksinasi, jangan terlalu olahraga dengan porsi berat atau berlebihan.

Olahraga berlebihan akan menyebabkan penurunan daya tahan tubuh.

3. Tidur Cukup

Ketika jadwal vaksinasi sudah muncul, pastikan beberapa hari sebelum divaksin memiliki istirahat yang cukup setiap harinya.

Hindari begadang dan mulailah tidur dengan waktu antara 7-9 jam. Selain itu, sangat penting untuk mengelola stress.

4. Cukupi Kebutuhan Nutrisi

Penuhi kebutuhan nutrisi, seperti protein, vitamin, dan mineral.

Tips Sesudah Vaksinasi

Jika sudah melakukan vaksinasi, perhatikan tips berikut ini.

1. Redakan efek samping. Caranya:

– Istirahat cukup

– Beri kompres dingin pada area suntikan

– Sering menggerakkan lengan yang disuntik

2. Kurangi aktivitas di luar rumah

Meski sudah divaksin bukan berarti abai terhadap protokol kesehatan. Di tengah kondisi aktivitas yang dibatasi hendaknya tidak melanggarnya dan tetap usahakan di rumah.

3. Hindari kerumunan

Vaksin bukan berarti kebal dengan penularan virus COVID-19. Penting untuk tetap taat prokes dengan tetap memperhatikan 5M.

4. Siapkan diri untuk vaksinasi kedua

Sama halnya saat sebelum vaksin, untuk menyiapkan diri saat vaksin kedua juga diperlukan kondisi fisik yang sehat dan fit. Tetap jaga imun tubuh, cukupi nutrisi, dan istirahat dengan cukup.

Sementara itu, bagi peserta vaksinasi yang mengalami gejala berat, bisa langsung menghubungi petugas kesehatan terdekat, nomor pada sertifikat vaksin, atau lapor ke laman keamananvaksin.kemkes.go.id.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *