Antusias Divaksinasi, Siswa SMA Kuningan: Kangen Belajar di Kelas

Jawa Barat

KUNINGAN – Ratusan anak usia 12-18 tahun di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, menyerbu lokasi sentra vaksinasi yang berada di Hotel Purnama, Selasa (3/8/2021).

Mereka tampak antusias mengikuti vaksinasi dosis pertama. Alasan mereka cuma satu, ingin cepat kembali sekolah tatap muka karena sudah bosan melakukan pembelajaran daring.

Seperti yang diungkapkan Lilis Ismayati, siswi kelas 11 di salah satu SMA di Kuningan. Lilis mengaku sangat ingin kembali belajar di sekolah. Selain bosan di rumah, menurutnya pembelajaran daring tidak seefektif saat bertatap muka.

“Kalau sudah divaksinasi pengen sekolah lagi. Kalau daring itu susah pahamnya, beda sama pas belajar di kelas,” kata Lilis saat kepada detikcom.

Selain itu, kata dia, yang tidak kalah pentingnya saat melakukan pembelajaran tatap muka adalah bisa berinteraksi dengan teman sekelas. “Kangen belajar bareng sama teman di kelas, kangen kumpul di kantin pas istirahat. Semoga cepat bisa kaya dulu lagi, sekolah normal lagi,” ucap Lilis.

Senada dengan Lilis, Naisa siswi kelas 10 juga mengharapkan sekolah tatap muka kembali dibuka. Menurutnya belajar di rumah sangat jauh berbeda dengan belajar di sekolah.

“Pengen cepat sekolah lagi tatap muka, soalnya kalau daring nggak paham materinya. Terus juga bisa main sama teman-teman kalau di sekolah,” tutur Naisa.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan Denny Mustafa menjelaskan ada sekitar 600 anak yang datang ke lokasi vaksinasi. Padahal kata Denny pihaknya hanya menyediakan kuota bagi 250 anak.

“Hari ini target 250 orang, sampai kemarin 120 yang daftar. Tapi begitu hari ini, banyak yang langsung datang dan tercatat ada sekitar 600 yang datang. Kita tidak menyangka sampai ramai begini,” ujar Denny.

Meski melampaui kuota, namun semua anak yang datang ke lokasi akan mendapat suntik vaksin jenis Sinovac. Sebab, Dinkes Kabupaten Kuningan menyediakan vaksin bagi 700 orang.

“Kita sediakan vaksin 700 jadi yang tidak terdaftar juga akan kita vaksinasi. Ke depan tidak hanya disini, akan ada sentra vaksin lainnya dengan sasaran anak 12 tahun ke atas,” kata Denny.

Sumber : detik.com  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *