Kata Disdik DKI soal Sanksi Sekolah Jakarta Jika Kedapatan Buka Saat PPKM

Disdik DKI Jakarta

JAKARTA – Pemprov DKI Jakarta berbicara soal sanksi bagi sekolah yang nekat buka di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Plt Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Slamet, mengatakan, pada prinsipnya, penerapan sanksi harus memperhatikan kondisi di lapangan.

“Ketiga, apa sanksi bagi sekolah langgar PPKM? Kita juga perhatikan berbagai macam hal terkait PPKM darurat,” kata Slamet dalam diskusi virtual, Kamis (5/8/2021).

Slamet menegaskan sekolah di Jakarta ditutup di masa perpanjangan PPKM level 4 sehingga kegiatan belajar-mengajar pun dilakukan secara daring.

“Untuk teknis buka sekolah kita menunggu kebijakan setelah dianggap memungkinkan. Sampai saat ini, kita belum buka sekolah yang ada,” jelasnya.

Slamet pun mengakui pihaknya menerima aduan pembukaan sekolah sepanjang masa PPKM darurat ataupun PPKM level 4 di Jakarta. Setelah ditelusuri, Disdik DKI memang menemui adanya siswa dan guru yang masih ke sekolah namun dengan tujuan lain.

“Tapi konfirmasi kita ke sekolah ada sebagian memang guru-guru melakukan rapat koordinasi kemudian anak datang ke sekolah ternyata ada kepentingan yang lain,” sebutnya.

Atas hal ini, Disdik DKI akan menggencarkan pengawasan serta monitoring kepada sekolah-sekolah. Pengawasan, sebutnya, akan dilakukan bersama aparat setempat.

“Kami juga lakukan kerja sama dengan aparat-aparat DKI. Kami punya Satpol PP, kami punya kelurahan, dewan kelurahan, kami punya dewan pendidikan,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, Pemprov DKI Jakarta selesai menelusuri aduan dari LaporCovid-19 tentang adanya sekolah di Ibu Kota yang menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) di tengah situasi PPKM level 4. Kasubag Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah menegaskan, dari lima laporan yang masuk, hanya satu sekolah yang terbukti melaksanakan kegiatan tatap muka.

“Setelah saya cross-check dengan berbagai sumber, jadi lima sekolah yang diadukan, satu yang benar melaksanakan tatap muka. Itu pun Raudhatul Athfal Al Firdaus, setingkat TK,” kata Taga saat dihubungi, Rabu (4/8/2021).

Taga menyampaikan sekolah yang melakukan PTM berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur. Di sisi lain, dia mengatakan empat sekolah lainnya hanya menggelar rapat dewan guru yang dilaksanakan tatap muka.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *