PPKM Level 3, Sekolah Tatap Muka di Magetan Dibuka 50 Persen

Jawa Timur

MAGETAN – Kabupaten Magetan satu dari 20 kota/kabupaten di Jatim masuk PPKM level 3. Penurunan level ini membuat sekolah tatap muka mulai diberlakukan. Namun lokasi wisata belum dibuka.

“Alhamdulillah kita sudah turun level tiga setelah sebelumnya empat dan untuk wisata kita masih tutup belum buka. Namun untuk sekolah sudah tatap muka namun tetap dalam pembatasan,” ujar Bupati Magetan H. Suprawoto usai pantau sekolah, Jumat (20/8/2021).

Sekolah tatap muka seiring status Magetan dalam PPKM level 3, kata Kang Woto sapaan akrab Bupati Magetan mengatakan, dimulai Rabu (18/8/2021). Dalam belajar tatap muka ini, lanjut Suprawoto, tetap mengedepankan prokes dengan pembatasan 50 siswa-siswi.

“Jadi bergantian belajarnya, dibatasi 50 persen dari jumlah murid di kelas. Kita mulai sudah Rabu kemarin,” kata Kang Woto.

Kang Woto panggilan akrab bupati berpesan kepada guru, murid dan wali murid agar tetap patuh prokes. Sebab, saat ini RS Darurat COVID-19 teris berkurang hingga tersisa 2 pasien.

“Kita selalu berpesan kepada semua guru murid dan orang tua untuk tetap lakukan prokes. Kasus COVID-19 sudah berkurang dan saat ini di RS Darurat tinggal dua pasien saja,” jelas Kang Woto.

Data yang dihimpun detikcom di Kabupaten Magetan ada 1.563 sekolah baik dari naungan Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama. Rinciannya, 1.263 sekolah di bawah naungan Dinas pendidikan mulai SD, SLTP, dan SLTA.

Dengan jumlah sekolah Paud 704, SD Negeri 437 dan swasta 17, SMP Negeri 39 dan swasta 17 sekolah. Sedangkan setingkat SMA Negeri ada 10 dan swasta 5, kemudian SMK Negeri ada 6 sekolah dan swasta 28.

Selanjutnya sekolah di bawah naungan Kementerian Agama lebih dari 300 sekolah baik RA, MI, SDIT, MTs dan MA.

“Kalau sekolah di bawah naungan Kemenag di Magetan ada lebih 300 mulai RA, MI MTs dan MA. Kita sudah percobaan seminggu ini. Alhamdulillah antusias orang tua sangat bagus. Kita masih tahap pengenalan mental anak dibantu orang tua yang setahun lebih belajar diubah,” ungkap Kepala Kementerian Agama Kabupaten Magetan Muttakim saat dikonfirmasi detikcom.

Sementara itu hingga kini data terbaru kasus COVID-19 aktif di Magetan ada 570 dan ada 284 perawatan, sedangkan 283 orang masih isoman.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *