Universitas Muria Kudus Belum Berencana Gelar Sekolah Tatap Langsung, Kenapa?

Jawa Tengah Kampus

KUDUS – Universitas Muria Kudus (UMK), Jawa Tengah, belum berencana menggelar pembelajaran tatap muka (PTM) secara langsung. UMK masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat.

“Kalau simulasi PTM belum, karena setiap saat itu Pak rektor mengupdate kebijakan terkait masalah PPKM itu yang diperpanjang terus, kami mengikuti. Karena pemerintah (kewenangan), kami mengikuti,” kata Kepala Kesehatan Keselamatan Kerja, Kebencanaan, dan Lingkungan UMK Kudus, Hendi Hendro kepada wartawan selepas acara di Dinkes Kabupaten Kudus, Jumat (20/8/2021).

Dia mengatakan pihaknya masih melaksanakan PTM secara online. Hendi menjelaskan pihak kampus sudah melakukan persiapan jika PTM dilakukan. Mulai dari vaksinasi kepada seluruh karyawan UMK hingga mahasiswa.

“Jadi kalau dosen dan karyawan sudah divaksin semua. Namun yang mahasiswa ada yang sudah ada yang belum divaksin. Saya belum ada survei, namun kami selalu bekerja sama dengan pihak yang punya vaksin itu,” ungkap Hendi.

Hendi mengungkapkan UMK berupaya ikut partisipasi percepatan penanganan COVID-19 di Kabupaten Kudus. Dengan demikian diharapkan agar pandemi Corona segera pulih dan PTM kembali diizinkan.

“Keinginan Kudus segera pulih kembali, dengan adanya gerakan UMK peduli ikut mempercepat, kita ikut membantu akan mempercepat menekan penyebaran virus Corona atau COVID-19,” terang Hendi.

Dia menambahkan upaya yang dilakukan yakni memberikan bantuan kepada warga yang masih menjalani isolasi mandiri. Sejumlah obat-obatan hingga vitamin diberikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus.

“Kami membantu mempercepat penanggulangan pandemi. Ini ada 100 paket, terdiri beras 5 kilogram, obat-obatan, dan vitamin,” jelasnya.

“Semoga pandemi segera sirna, kegiatan pendidikan akan normal,” pungkas Hendi.

Berdasarkan aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) terbaru, PTM terbatas dapat dilakukan pada satuan pendidikan di wilayah PPKM level 1-3. Sementara, satuan pendidikan di wilayah PPKM level 4 tetap melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Sebelumnya Presiden Jokowi mengatakan, vaksinasi pelajar dilaksanakan guna mempercepat pembelajaran tatap muka. “Segera semua bisa divaksin sehingga pembelajaran tatap muka segera bisa kita laksanakan,” kata Jokowi.

Sumber : detik.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *