Dosen UNM Bantu Pengelolaan Dataan Kader PKK

Kampus

JAKARTA — Pendataan yang baik pada sebuah organisasi, mampu mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) merupakan organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan negara. Peran PKK dalam membantu pemerintah desa dan kelurahan, mampu meningkatkan kesejahteraan demi terwujudnya keluarga yang berbudaya, sejahtera, maju, mandiri dan harmonis.

Dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) Program Studi (Prodi) Sistem Informasi, peduli pada masyarakat, terutama di lingkungan sekitar yakni tingkat pemerintah desa dan kelurahan. Bentuk kepedulian ini, diwujudkan dalam sebuah kegiatan pengabdian masyarakat sebagai upaya untuk memenuhi tri dharma perguruan tinggi sebagai dosen. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring, pada Sabtu (9/10), pukul 09.00-12.00 WIB. Peserta adalah para kader PKK Kelurahan Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Eko Setia Budi selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan, dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini, bertujuan untuk membantu mengelola data kader PKK yang memiliki peran penting di kehidupan masyarakat, khususnya lingkungan pemerintahan desa dan kelurahan.

“Kami tim dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) yang terdiri Abdul Rahman Kadafi selaku tutor, didampingi anggota lainnya yang terdiri dari Eva Zuraidah, Chaerul Bachri dan Ipin Sugiyarto juga dibantu oleh empat orang mahasiswa yakni Fitriyani Pramitasari, Afika Kurnia Dewi, Ade Sutrisna, Mochammad Randika, telah sukses melaksanakan pelatihan pengelolaan data kader PKK menggunakan aplikasi google formulir,” ujarnya kepada media, Sabtu (9/10).

Sementara itu, Abdul Rahman Kadafi selaku tutor menyampaikan google form merupakan aplikasi berbasis web buatan google yang dapat dimanfaatkan untuk mengumpulkan data.

“Aplikasi google form ini memiliki banyak kelebihan yang bisa dimanfaatkan di berbagai bidang, seperti pendataan kader PKK ini,” katanya saat menyampaikan materi.

Dengan berbagai fitur penunjang yang ada, imbuhnya, google form mampu menawarkan banyak kelebihan yang dapat memudahkan pengguna dalam mengumpulkan data.

“Dalam membantu mengumpulkan data-data yang benar, google form juga menyediakan banyak jenis pertanyaan, mulai dari yang bersifat tertutup hingga terbuka. Pertanyaan yang ada, juga dapat berbentuk pilihan ganda, checklist (optional), pemberian rating, hingga teks berbentuk paragraf,” paparnya seperti dikutip dalam rilis yang diterima Republika.co.id.

Sementara itu, Maya Kusmasari salah satu peserta kegiatan pengabdian masyarakat ini mengungkapkan, pelatihan yang dilakukan dosen-dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM) sangat bermanfaat dan mampu menambah wawasan para anggota kader PKK.

“Kami berterima kasih atas adanya pelatihan ini. Dengan adanya pelatihan ini, wawasan kami semakin terbuka. Kami berharap di lain waktu akan ada pelatihan yang berkelanjutan sehingga pengetahun yang kami peroleh tidak terhenti di sini, dan akan terus bertambah serta bermanfaat bagi kelompok PKK di kelurahan Ragunan,” tutupnya.

Sumber : republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *